{"id":23558,"date":"2025-07-17T22:48:00","date_gmt":"2025-07-17T13:48:00","guid":{"rendered":"https:\/\/pacificposts.com\/?p=23558"},"modified":"2025-07-17T22:49:12","modified_gmt":"2025-07-17T13:49:12","slug":"earthworm-foundation-bersama-pemerintah-provinsi-riau-menyelenggarakan-lokakarya-untuk-memperkuat-ketahanan-melalui-pendekatan-lanskap-terpadu-dan-berkelanjutan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pacificposts.com\/?p=23558","title":{"rendered":"Earthworm Foundation bersama Pemerintah Provinsi Riau Menyelenggarakan Lokakarya untuk Memperkuat Ketahanan melalui Pendekatan Lanskap Terpadu dan Berkelanjutan"},"content":{"rendered":"\n<p><b>Pekanbaru, 17 Juni 2025<\/b> \u2013 Earthworm Foundation (EF), yang beroperasi di<br \/>\nIndonesia melalui Yayasan Hutan Tropis (YHT), berkomitmen terhadap pembangunan<br \/>\nberkelanjutan. EF bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Riau menyelenggarakan<br \/>\nlokakarya multipihak <i>&#8220;Memperkuat Ketahanan Melalui Pendekatan Lanskap<br \/>\nyang Terpadu, Efektif, Kolaboratif, dan Berkelanjutan&#8221;<\/i> di Pekanbaru. Lebih<br \/>\ndari 70 peserta dari pemerintah kabupaten\/kota dan kecamatan, kementerian<br \/>\nterkait, masyarakat sipil, akademisi, sektor swasta, serta media hadir dalam<br \/>\nlokakarya ini. <\/p>\n<p>Lokakarya ini merupakan kelanjutan dari program yang<br \/>\ntelah diimplementasikan selama beberapa tahun belakangan di lanskap Riau, wilayah<br \/>\nyang kaya akan lahan gambut, hutan, dan keanekaragaman hayati, namun juga<br \/>\nmenghadapi tantangan akibat perubahan tata guna lahan. Earthworm melalui<br \/>\nYayasan Hutan Tropis mendorong inisiatif lanskap yang didukung oleh berbagai Perusahaan<br \/>\nglobal yang berkomitmen atas keberlanjutan rantai pasok mereka. Inisiatif ini<br \/>\ntelah mendorong solusi inklusif berbasis komunitas untuk melindungi hutan dan<br \/>\nmeningkatkan mata pencaharian masyarakat di beberapa kabupaten di Provinsi<br \/>\nRiau.<\/p>\n<p>Dampak dari program lanskap antara lain rencana<br \/>\npengelolaan konservasi di 23 desa, dengan implementasi yang didukung oleh 24<br \/>\norganisasi berbasis masyarakat, serta adopsi praktik pertanian berkelanjutan<br \/>\noleh lebih dari 3.000 petani di lahan seluas 5.600 hektare. Capaian ini<br \/>\nmenunjukkan bahwa kolaborasi multipihak yang berakar pada kekuatan lokal dapat<br \/>\nmendorong pembangunan berkelanjutan secara nyata.<\/p>\n<p>Melanjutkan inisiatif lanskap dan momentum ini,<br \/>\nlokakarya ini juga menandai peluncuran program RISE (Riau Integratif, Sumber<br \/>\nDaya Tangguh, dan Ekologis), yang didukung oleh Walmart Foundation. Program ini<br \/>\nmerupakan fase kedua dari dukungan Walmart Foundation terhadap program lanskap<br \/>\nEarthworm di Riau, yang didukung berbagai perusahaan global yang berkomitmen<br \/>\ndalam keberlanjutan rantai pasok. RISE bertujuan memperdalam inisiatif lanskap<br \/>\nmelalui integrasi perlindungan ekologi, ketahanan ekonomi, dan perencanaan tata<br \/>\nguna lahan yang inklusif dengan rantai pasok dan berfokus di tiga kabupaten:<br \/>\nIndragiri Hulu, Kampar, dan Pelalawan.<\/p>\n<p>Dalam sambutannya, Indira Nurtanti, Direktur Regional<br \/>\nIndo-Pasifik Earthworm Foundation, menyampaikan, \u201cSetelah lebih dari lima tahun<br \/>\nbekerja di Riau, kami percaya bahwa keberlanjutan hanya bisa dicapai melalui<br \/>\nkolaborasi. Dengan apa yang telah kita mulai dan capai melalui pendekatan<br \/>\nlanskap, pelibatan langsung masyarakat, dan kontribusi semua pemangku<br \/>\nkepentingan sesuai perannya masing-masing, saya yakin kita dapat mempercepat<br \/>\ntransformasi positif bagi lingkungan, kesejahteraan sosial, dan mata<br \/>\npencaharian masyarakat, yang tentunya sejalan dengan rencana pembangunan jangka<br \/>\npanjang pemerintah.\u201d<\/p>\n<p>Lokakarya ini juga menjadi ajakan untuk terus<br \/>\nmemperkuat kolaborasi multipihak. Transformasi berkelanjutan di Riau memerlukan<br \/>\nsinergi antara pemerintah daerah dan nasional, pelaku usaha, komunitas, dan<br \/>\nmasyarakat sipil. Pemerintah Provinsi Riau menyambut baik inisiatif ini sebagai<br \/>\nbagian dari agenda pembangunan daerah. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan<br \/>\nDaerah (BAPPEDA) Provinsi Riau, Purnama Irawansyah, menyampaikan, \u201cSinergi dan<br \/>\nkolaborasi menjadi kunci utama implementasi pembangunan rendah karbon dan implementasi<br \/>\npembangunan hijau. Kami yakin Earthworm Foundation melalui program di lanskap<br \/>\nRiau mempunyai fokus dan tujuan yang sama dalam mendukung aksi iklim dan tata<br \/>\nKelola hutan yang berkelanjutan dan kami mengajak para pihak untuk<br \/>\nberkontribusi secara optimal. Semua upaya kita ini bagian dari upaya perwujudan<br \/>\nvisi Riau Berbudaya Melayu, Dinamis, Ekologis, Agamis, dan Maju.\u201d<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 100%\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/7a1173c2-288a-402c-e797-ca757949f800\/public\" alt=\"Lebih dari 70 peserta perwakilan berbagai lembaga mulai dari Pemerintah Provinsi, Kabupaten, Balai Kementerian, akademisi, perusahaan, dan media hadir dalam lokakarya Memperkuat Ketahanan melalui Pendekatan Lanskap yang Terpadu, Efektif, Kolaboratif, dan Berkelanjutan\" \/><\/p>\n<p>Dalam lokakarya, Earthworm Foundation memaparkan<br \/>\nrencana program tiga tahun ke depan. Perwakilan berbagai pemangku kepentingan<br \/>\naktif berdiskusi dalam sesi dialog interaktif, memberikan masukan terhadap<br \/>\nrancangan program serta mengeksplorasi potensi kolaborasi lebih lanjut.<\/p>\n<p>Kegiatan ini<br \/>\nmenegaskan pentingnya aksi kolektif dari seluruh pihak. Dengan semangat gotong<br \/>\nroyong dan sinergi multipihak, Riau memiliki posisi yang lebih kuat untuk<br \/>\nmenghadapi tantangan sosial, ekonomi, dan lingkungan di masa mendatang.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pekanbaru, 17 Juni 2025 \u2013 Earthworm Foundation (EF), yang beroperasi di Indonesia melalui Yayasan Hutan Tropis (YHT), berkomitmen terhadap pembangunan berkelanjutan. EF bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Riau menyelenggarakan lokakarya multipihak &#8220;Memperkuat Ketahanan Melalui Pendekatan Lanskap yang Terpadu, Efektif, Kolaboratif, dan Berkelanjutan&#8221; di Pekanbaru. Lebih dari 70 peserta dari pemerintah kabupaten\/kota dan kecamatan, kementerian terkait, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":23560,"comment_status":"close","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-23558","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23558","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=23558"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23558\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23559,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23558\/revisions\/23559"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/23560"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=23558"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=23558"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=23558"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}