{"id":33589,"date":"2025-10-31T14:34:45","date_gmt":"2025-10-31T05:34:45","guid":{"rendered":"https:\/\/pacificposts.com\/?p=33589"},"modified":"2025-10-31T14:49:51","modified_gmt":"2025-10-31T05:49:51","slug":"konsistensi-bri-mi-sebagai-pengelola-reksa-dana-campuran-terbesar-di-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pacificposts.com\/?p=33589","title":{"rendered":"Konsistensi BRI MI sebagai pengelola Reksa Dana Campuran Terbesar di Indonesia"},"content":{"rendered":"<p>Di tengah kondisi pasar keuangan yang masih berfluktuasi dan preferensi investor yang semakin selektif, BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) kembali menunjukkan konsistensinya sebagai salah satu pengelola aset terbesar di Indonesia. <\/p>\n<p><b>Jakarta, 27 Oktober 2025 \u2013<\/b> Di tengah kondisi pasar keuangan yang masih<br \/>\nberfluktuasi dan preferensi investor yang semakin selektif, BRI Manajemen<br \/>\nInvestasi (BRI-MI) kembali menunjukkan konsistensinya sebagai salah satu<br \/>\npengelola aset terbesar di Indonesia. <\/p>\n<p>Berdasarkan data Bareksa Mutual Fund Industry, per September 2025<br \/>\nindustri reksa dana campuran nasional mencapai total dana kelolaan (<i>Asset Under<br \/>\nManagement<\/i>) sebesar Rp27,87 triliun, tumbuh 3,63% secara bulanan (MoM) dan<br \/>\n1,60% sepanjang tahun berjalan (YTD), meskipun masih turun 8,09% secara tahunan<br \/>\n(YoY). <\/p>\n<p>Adapun Direktur Utama BRI-MI, Tina Meilina mengatakan bahwa BRI-MI semakin<br \/>\nkokoh di posisi tiga besar Manajer Investasi dengan AUM reksa dana campuran<br \/>\nmencapai Rp2,32 triliun, setara dengan pangsa pasar sekitar 8%.<\/p>\n<p>\u201cSalah satu produk unggulan BRI-MI di kategori ini adalah Reksa Dana<br \/>\nCampuran BRI Balanced Regular Income Fund (BRIF), yang berhasil mencatatkan<br \/>\nimbal hasil sebesar 8,24% <i>Year-to-Date<\/i> (YTD) per 28 Oktober 2025. BRIF,<br \/>\nmelalui BRIF Kelas A, mempertahankan posisinya sebagai produk reksa dana<br \/>\ncampuran dengan dana kelolaan tertinggi, dengan nilai AUM sebesar Rp2,28<br \/>\ntriliun,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Tina menambahkan bahwa pencapaian ini menunjukkan kemampuan tim<br \/>\ninvestasi BRI-MI dalam menavigasi pasar obligasi dan saham secara seimbang,<br \/>\ndengan fokus pada pemilihan instrumen berkualitas tinggi yang mampu memberikan<br \/>\nhasil optimal tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian.<\/p>\n<p>Kinerja positif ini mencerminkan pendekatan investasi BRI-MI yang<br \/>\nmenekankan <i>active asset allocation<\/i> dan manajemen risiko terukur. Dengan<br \/>\nmemanfaatkan momentum ekonomi domestik dan tren suku bunga yang mulai stabil,<br \/>\nBRIF berhasil memberikan imbal hasil kompetitif di tengah kondisi pasar yang<br \/>\nkonservatif.<\/p>\n<p>\u201cPencapaian ini menjadi bukti bahwa strategi investasi BRI-MI tetap<br \/>\nrelevan dan adaptif terhadap perubahan pasar. Kami berkomitmen untuk terus<br \/>\nmenghadirkan produk investasi yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga mampu<br \/>\nmenjawab kebutuhan dan profil risiko investor di berbagai kondisi pasar,\u201d<br \/>\ntambah Tina. <\/p>\n<p>Adapun BRI-MI juga terus memperluas jangkauan investor melalui<br \/>\ntransformasi digital dan program edukasi keuangan berkelanjutan. Inisiatif ini<br \/>\nbertujuan meningkatkan literasi investasi masyarakat serta mendukung<br \/>\npertumbuhan industri reksa dana yang sehat. <\/p>\n<p>\u201cMelalui pendekatan yang berorientasi pada kebutuhan nasabah, BRI-MI<br \/>\nberkomitmen menjaga kepercayaan dan memberikan nilai tambah berkelanjutan bagi<br \/>\nseluruh Masyarakt Indonesia,\u201d tutup Tina.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di tengah kondisi pasar keuangan yang masih berfluktuasi dan preferensi investor yang semakin selektif, BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) kembali menunjukkan konsistensinya sebagai salah satu pengelola aset terbesar di Indonesia. Jakarta, 27 Oktober 2025 \u2013 Di tengah kondisi pasar keuangan yang masih berfluktuasi dan preferensi investor yang semakin selektif, BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) kembali menunjukkan konsistensinya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":33591,"comment_status":"close","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-33589","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/33589","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=33589"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/33589\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33590,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/33589\/revisions\/33590"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/33591"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=33589"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=33589"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=33589"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}