{"id":33676,"date":"2025-11-02T01:27:11","date_gmt":"2025-11-01T16:27:11","guid":{"rendered":"https:\/\/pacificposts.com\/?p=33676"},"modified":"2025-11-02T01:49:21","modified_gmt":"2025-11-01T16:49:21","slug":"dukung-swasembada-pangan-kementerian-pu-terus-kembangkan-konektivitas-jalan-daerah-di-ntt","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pacificposts.com\/?p=33676","title":{"rendered":"Dukung Swasembada Pangan, Kementerian PU Terus Kembangkan Konektivitas Jalan Daerah di NTT"},"content":{"rendered":"<p>JAKARTA, 1 November 2025 &#8211; Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Bina Marga terus mempercepat pembangunan infrastruktur jalan di seluruh Indonesia. Salah satu fokusnya adalah program peningkatan konektivitas jalan daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT). Program ini dilaksanakan berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 11 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah untuk Mendukung Swasembada Pangan dan Energi, serta merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah untuk memperkuat sistem logistik nasional dan memperlancar arus distribusi hasil produksi daerah.<\/p>\n<p>Pelaksanaan<br \/>\nInpres Jalan Daerah (IJD) bertujuan untuk memperbaiki kondisi jalan-jalan<br \/>\ndaerah yang rusak, terutama pada ruas penghubung kawasan produksi dan industri.<br \/>\nProgram ini merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah untuk memperkuat<br \/>\nsistem logistik nasional, memperlancar arus distribusi hasil produksi daerah,<br \/>\ndan meningkatkan kemantapan jalan daerah agar terkoneksi dengan jaringan jalan<br \/>\nnasional. Wilayah yang menjadi sasaran program ini adalah yang menopang<br \/>\nproduktivitas sektor pertanian, perikanan, perkebunan, industri, serta<br \/>\npendistribusian energi.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 100%\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/prd\/a1d5486d-0ef8-4bfd-b27c-3aacef2fa9b6\/public\" alt=\"Image\" \/><\/p>\n<p>Menteri<br \/>\nPU Dody Hanggodo menegaskan pentingnya ketersediaan infrastruktur konektivitas<br \/>\ndalam memperkuat daya saing nasional. \u201cKetersediaan jalan yang baik adalah<br \/>\ntulang punggung ekonomi daerah. Dengan percepatan peningkatan jalan daerah,<br \/>\npotensi pangan dan energi di berbagai wilayah akan berkembang optimal dan<br \/>\nmemberikan manfaat langsung bagi masyarakat,\u201d kata Menteri Dody.<\/p>\n<p>Dalam<br \/>\nmerealisasikan program, Menteri Dody Hanggodo menyampaikan arti penting<br \/>\npelibatan masyarakat lokal dalam setiap tahapan pembangunan. \u201cSesuai arahan<br \/>\nPresiden Prabowo, pelaksanaan Inpres ini harus melibatkan masyarakat lokal agar<br \/>\nmereka tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga berpartisipasi dan merasakan<br \/>\nlangsung manfaat pembangunan. Dalam pelaksanaannya memang ada penyedia jasa<br \/>\nyang terlibat, namun kami memastikan masyarakat lokal juga dilibatkan secara<br \/>\naktif dalam setiap tahapan pekerjaan,\u201d jelas Menteri Dody.<\/p>\n<p>Pelaksanaan<br \/>\nInpres Jalan Daerah tidak hanya ditujukan untuk memperbaiki infrastruktur,<br \/>\ntetapi juga mempercepat transformasi ekonomi daerah. Menteri Dody mengatakan<br \/>\nbahwa, melalui sinergi pusat dan daerah, kementeriannya memastikan setiap<br \/>\nkilometer jalan yang dibangun memberikan dampak langsung bagi masyarakat, baik<br \/>\nmelalui peningkatan akses ekonomi, efisiensi logistik, maupun penciptaan<br \/>\nlapangan kerja baru.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 100%\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/prd\/0bdc5ede-9a84-4432-bb6f-8787e482bd1b\/public\" alt=\"Image\" \/><\/p>\n<p>Salah<br \/>\nsatu proyek IJD yang tengah dilaksanakan di NTT adalah Pelebaran Jalan Menuju<br \/>\nStandar Sp. Makamenggit \u2013 Kahiri di Kabupaten Sumba Timur. Proyek yang<br \/>\nditangani langsung oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT ini<br \/>\ndikerjakan sepanjang 5 kilometer dengan nilai kontrak sebesar Rp19,52 miliar. <\/p>\n<p>Pekerjaan<br \/>\ntersebut bertujuan meningkatkan lebar jalan eksisting dari 3\u20133,5 meter menjadi<br \/>\n5,5 meter agar memenuhi standar jalan nasional. Pelaksanaan pekerjaan dimulai<br \/>\nsejak Oktober 2025 dan ditargetkan selesai pada Desember 2025, dengan masa<br \/>\npemeliharaan satu tahun setelah penyelesaian pekerjaan.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 100%\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/prd\/cdbf4562-18c1-48f6-be8c-a3cd68a3be72\/public\" alt=\"Image\" \/><\/p>\n<p>Proyek<br \/>\npelebaran jalan Sp. Makamenggit \u2013 Kahiri ini diharapkan dapat rampung sesuai<br \/>\njadwal dan segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sumba Timur.<br \/>\nPeningkatan akses ini utamanya diharapkan dapat meningkatkan akses menuju<br \/>\nsentra pertanian dan memperlancar distribusi hasil pangan. Dengan infrastruktur<br \/>\nyang semakin mantap, kegiatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di wilayah<br \/>\npedesaan Sumba Timur diharapkan terus meningkat, dan mendukung visi pemerintah<br \/>\nmenuju swasembada pangan nasional.<\/p>\n<p>Program kerja ini<br \/>\nmerupakan bagian dari \u201cSetahun Bekerja, Bergerak &#8211; Berdampak\u201d dalam menjalankan<br \/>\nASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.<\/p>\n<p>#SigapMembangunNegeriUntukRakyat<\/p>\n<p>#SetahunBerdampak<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, 1 November 2025 &#8211; Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Bina Marga terus mempercepat pembangunan infrastruktur jalan di seluruh Indonesia. Salah satu fokusnya adalah program peningkatan konektivitas jalan daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT). Program ini dilaksanakan berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 11 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah untuk Mendukung [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":33678,"comment_status":"close","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-33676","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/33676","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=33676"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/33676\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33677,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/33676\/revisions\/33677"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/33678"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=33676"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=33676"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=33676"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}