{"id":38656,"date":"2026-01-12T14:02:05","date_gmt":"2026-01-12T05:02:05","guid":{"rendered":"https:\/\/pacificposts.com\/?p=38656"},"modified":"2026-01-12T14:02:05","modified_gmt":"2026-01-12T05:02:05","slug":"kementerian-pu-sudah-mengalirkan-air-bersih-kembali-melalui-sumur-bor-pulihkan-kehidupan-dan-ibadah-warga-aceh-tamiang-pascabencana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pacificposts.com\/?p=38656","title":{"rendered":"Kementerian PU Sudah Mengalirkan Air Bersih Kembali Melalui Sumur Bor, Pulihkan Kehidupan dan Ibadah Warga Aceh Tamiang Pascabencana"},"content":{"rendered":"<p>Aceh Tamiang, 12 Januari 2026 &#8211; Komitmen Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dalam memulihkan layanan dasar pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang kian menunjukkan hasil nyata. Melalui program pembangunan sumur bor di 24 titik strategis, akses terhadap air bersih yang sempat terputus kini secara bertahap telah dipulihkan, mengalirkan harapan dan kemudahan bagi masyarakat.<\/p>\n<p>Salah satu bukti keberhasilan program ini adalah sumur bor yang telah<br \/>\nberoperasi dan dimanfaatkan langsung oleh masyarakat di Masjid Simpang Lhee,<br \/>\nKecamatan Manyak Payed. Dengan kedalaman mencapai 82 meter, sumur ini telah<br \/>\nmenjadi sumber kehidupan baru, memastikan tersedianya air bersih untuk<br \/>\nkeperluan ibadah di masjid sekaligus kebutuhan sehari-hari warga sekitar.<\/p>\n<p>Menteri Pekerjaan Umum, Bapak Dody Hanggodo, menegaskan bahwa penyediaan<br \/>\nakses air bersih merupakan prioritas utama dalam proses pemulihan pascabencana.<br \/>\n\u201cPemulihan tidak hanya fokus pada rehabilitasi infrastruktur fisik, tetapi yang<br \/>\nterpenting adalah mengembalikan akses masyarakat terhadap kebutuhan dasar,<br \/>\nkhususnya air bersih. Hal ini merupakan fondasi bagi kesehatan, kenyamanan, dan<br \/>\nkeberlangsungan aktivitas sosial-keagamaan masyarakat untuk bangkit kembali,\u201d<br \/>\ntegas Menteri Dody.<\/p>\n<p>Kehadiran sumur bor ini disambut dengan penuh rasa syukur oleh<br \/>\nmasyarakat, yang selama ini menghadapi kesulitan besar mendapatkan air bersih.<br \/>\nKini, aktivitas wudu, kebersihan masjid, hingga kebutuhan domestik rumah tangga<br \/>\ndapat kembali berjalan dengan normal.<\/p>\n<p>\u201cAlhamdulillah, air telah mengalir dengan lancar. Jamaah dapat<br \/>\nmenjalankan ibadah dengan lebih tenang dan khusyuk. Warga sekitar pun turut<br \/>\nmerasakan manfaatnya, tidak lagi harus antri berpanas-panas mencari air. Semoga<br \/>\nfasilitas ini dapat terjaga dan bermanfaat untuk waktu yang lama,\u201d ujar Ibu<br \/>\nAisyah Rahmi, salah seorang warga Manyak Payed, yang merasakan langsung dampak<br \/>\npositifnya.<\/p>\n<p><b>Progres Pemulihan di Berbagai Titik<\/b><\/p>\n<p>Kementerian PU melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I terus<br \/>\nmempercepat penyelesaian pengeboran sumur bor di lokasi-lokasi lainnya. Berikut<br \/>\nadalah progres terkini:<\/p>\n<p>1.\u00a0\u00a0\u00a0 Kantor<br \/>\nCamat Kuala Simpang:\u00a0Pengeboran telah mencapai 86 meter dari target 100<br \/>\nmeter. Saat ini sedang dilakukan persiapan konstruksi pendukung setelah<br \/>\nidentifikasi potensi akuifer.<\/p>\n<p>2.\u00a0\u00a0\u00a0 Masjid<br \/>\nAl Ikhlas, Gampong Sukajadi, Banda Mulia:\u00a0Telah mencapai kedalaman 76<br \/>\nmeter dengan potensi akuifer yang baik, diproyeksikan menjadi sumber air bagi<br \/>\njamaah dan warga.<\/p>\n<p>3.\u00a0\u00a0\u00a0 Kantor<br \/>\nDatok Gampong Menanggini, Karang Baru:\u00a0Proses pengeboran pilot hole<br \/>\nmencapai 25 meter dan sedang dalam penanganan teknis pascakerusakan alat.<\/p>\n<p>4.\u00a0\u00a0\u00a0 Pesantren<br \/>\nDarul Mukhlisin, Karang Baru:\u00a0Pilot hole telah mencapai 96 meter dengan<br \/>\npotensi akuifer pada beberapa lapisan, menjanjikan pasokan air yang memadai<br \/>\nuntuk lingkungan pesantren.<\/p>\n<p>5.\u00a0\u00a0\u00a0 TK<br \/>\nNurul Ikhlas Telaga Meuku II, Banda Mulia:\u00a0Pilot hole selesai pada 82<br \/>\nmeter dan memasuki tahap persiapan konstruksi sumur.<\/p>\n<p>6.\u00a0\u00a0\u00a0 Desa<br \/>\nMatang Teupah, Bendahara:\u00a0Pengeboran pilot hole telah selesai sesuai<br \/>\ntarget 100 meter dan sedang dilanjutkan ke tahap konstruksi sumur.<\/p>\n<p>7.\u00a0\u00a0\u00a0 Desa<br \/>\nBandar Khalifah, Bendahara:\u00a0Telah mencapai 118 meter dan tengah memasuki<br \/>\ntahap konstruksi.<\/p>\n<p>8.\u00a0\u00a0\u00a0 Desa<br \/>\nMeurandeh, Manyak Payed:\u00a0Konstruksi sumur telah selesai. Saat ini dalam<br \/>\nproses well development dan pemasangan pompa untuk segera dapat digunakan.<\/p>\n<p>Untuk memastikan ketepatan sasaran, Kementerian PU telah dan akan terus<br \/>\nmelaksanakan survei geolistrik di berbagai lokasi, termasuk di wilayah Manyak<br \/>\nPayed, Kantor Kejaksaan Negeri, serta titik-titik cadangan lainnya guna<br \/>\nmengantisipasi kebutuhan di masa depan.<\/p>\n<p>Program ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam membangun<br \/>\nnegeri dan memulihkan kehidupan masyarakat pascabencana, dimulai dari hal yang<br \/>\npaling mendasar yaitu air bersih.<\/p>\n<p>Program kerja ini<br \/>\nmerupakan bagian dari \u201cSetahun Bekerja, Bergerak &#8211; Berdampak\u201d dalam menjalankan<br \/>\nASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.<\/p>\n<p>#SigapMembangunNegeriUntukRakyat\n<\/p>\n<p>#SetahunBerdampak<\/p>\n<p>Press Release juga sudah tayang di <a href=\"https:\/\/www.vritimes.com\/id\/articles\/144019dc-808a-4678-8331-72317289263d\/b03007ec-4fa6-49ec-a57f-dae16d99e91f\">VRITIMES<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Aceh Tamiang, 12 Januari 2026 &#8211; Komitmen Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dalam memulihkan layanan dasar pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang kian menunjukkan hasil nyata. Melalui program pembangunan sumur bor di 24 titik strategis, akses terhadap air bersih yang sempat terputus kini secara bertahap telah dipulihkan, mengalirkan harapan dan kemudahan bagi masyarakat. Salah satu bukti keberhasilan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":38657,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-38656","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/38656","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=38656"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/38656\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/38657"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=38656"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=38656"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=38656"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}