{"id":38926,"date":"2026-01-17T14:02:17","date_gmt":"2026-01-17T05:02:17","guid":{"rendered":"https:\/\/pacificposts.com\/?p=38926"},"modified":"2026-01-17T14:02:17","modified_gmt":"2026-01-17T05:02:17","slug":"perbaiki-konektivitas-pascabencana-kementerian-pu-siapkan-rencana-detail-penanganan-permanen-jalan-tarutung-sibolga-via-batu-lubang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pacificposts.com\/?p=38926","title":{"rendered":"Perbaiki Konektivitas Pascabencana, Kementerian PU Siapkan Rencana Detail Penanganan Permanen Jalan Tarutung \u2013 Sibolga via Batu Lubang"},"content":{"rendered":"<p>JAKARTA, 17 Januari 2026 \u2013 Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah menyiapkan rencana penanganan permanen pada infrastruktur jalan segmen Simpang Rampa\u2013Sibolga via Batu Lubang di Provinsi Sumatera Utara. Penyusunan rencana itu dilakukan untuk mengembalikan konektivitas jalan yang longsor akibat bencana hidrometeorologi pada akhir November 2025 lalu.<\/p>\n<p>Berdasarkan hasil identifikasi teknis di lapangan, bencana tanah<br \/>\nlongsor pada segmen Simpang Rampa\u2013Sibolga via Batu Lubang itu terjadi di<br \/>\nbeberapa titik di Desa Simaninggir. Material lereng di lokasi longsor ini terus<br \/>\nbergerak, sehingga memerlukan waktu lebih lama untuk pembangunan jalan darurat.<\/p>\n<p>Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menegaskan bahwa<br \/>\npemulihan infrastruktur jalan dan jembatan adalah wujud nyata komitmen<br \/>\npemerintah dalam menjaga nadi perekonomian dan sosial masyarakat saat bencana.<\/p>\n<p>\u201cMenjaga konektivitas infrastruktur jalan dan jembatan menjadi<br \/>\nprioritas utama pemerintah dalam situasi darurat bencana, mengingat perannya<br \/>\nyang sangat vital bagi aktivitas masyarakat dan distribusi logistik,\u201d ujar<br \/>\nMenteri Dody.<\/p>\n<p>Meski saat ini segmen Simpang Rampa\u2013Sibolga via Batu Lubang sudah<br \/>\nterhubung, jalur tersebut belum dapat dilalui kendaraan umum demi alasan<br \/>\nkeselamatan. Kementerian PU masih terus mengoptimalkan perbaikan jalan darurat<br \/>\ndi lokasi tersebut untuk meningkatkan aspek keselamatan. Saat ini, akses dari<br \/>\nTarutung ke Kota Sibolga dapat ditempuh melalui Jalan Nasional Ruas Bts. Kota<br \/>\nTarutung \u2013 Sp. Rampa \u2013 Poriaha \u2013 Sibolga.<\/p>\n<p>Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera<br \/>\nUtara Hardy Siahaan mengatakan saat ini masih terus dilakukan penanganan jalan<br \/>\ndarurat pada lokasi longsoran Desa Simaninggir. Sedangkan untuk penanganan<br \/>\npermanen, Kementerian PU sedang melaksanakan survei detail dan membuat<br \/>\nperencanaan.<\/p>\n<p>Ada dua opsi utama yang sedang dipertimbangkan untuk penanganan<br \/>\npermanen, yaitu: relokasi trase dengan memindahkan jalur ke area yang lebih<br \/>\naman dari potensi longsoran, atau mempertahankan trase awal namun dengan<br \/>\nrekayasa teknis berupa pemotongan dan penyesuaian kemiringan tebing, serta<br \/>\npembangunan jembatan untuk meningkatkan aspek keamanan.<\/p>\n<p>&#8220;Kami terus memantau kondisi infrastruktur di wilayah<br \/>\nterdampak bencana serta melakukan langkah-langkah cepat dan tepat guna menjaga<br \/>\nkonektivitas antarwilayah tetap terjaga, salah satunya akses dari dan menuju<br \/>\nSibolga,&#8221; ungkap Hardy.<\/p>\n<p>Paralel dengan rencana penanganan permanen Simpang Rampa\u2013Sibolga<br \/>\nvia Batu Lubang, Kementerian PU melalui BBPJN Sumut terus melakukan penanganan<br \/>\ninfrastruktur jalan dan jembatan lainnya yang terdampak bencana.<\/p>\n<p>Hingga 14 Januari 2026 pukul 20.00 WIB, Kementerian PU mencatat<br \/>\nprogres signifikan di 12 kabupaten\/kota terdampak. Tim dari Kementerian PU<br \/>\ntelah berhasil melakukan pembersihan dan perbaikan 263 titik longsoran tebing.<br \/>\nSelain itu juga telah tuntas melakukan penanganan sementara 65 titik jalan<br \/>\namblas, penanganan sementara 19 titik jalan putus, dan melakukan penanganan<br \/>\nsementara seluruh jembatan rusak. Genangan banjir juga telah surut di sejumlah<br \/>\nlokasi.<\/p>\n<p>Selain itu, Kementerian PU juga berhasil menghubungkan kembali<br \/>\nkonektivitas koridor jalan Tarutung\u2013Sipirok sepanjang 68 km. Jalur ini masih<br \/>\nterus disempurnakan melalui perbaikan\u00a0<i>detour<\/i>\u00a0demi keselamatan<br \/>\npengguna jalan. Koridor Sibolga\u2013Batangtoru juga telah fungsional setelah<br \/>\npemasangan dua unit Jembatan Bailey di Sungai Garoga.<\/p>\n<p>Memasuki awal tahun 2026, Kementerian PU mulai melaksanakan survei<br \/>\ndan perencanaan detail yang akan dilanjutkan dengan penanganan permanen di<br \/>\nsejumlah jalan utama yang terdampak bencana di Sumatera Utara, yaitu ruas jalan<br \/>\nTarutung \u2013 Sibolga, Tarutung \u2013 Sipirok \u2013 Padang Sidempuan, Sibolga \u2013 Batangtoru<br \/>\n\u2013 Padang Sidempuan, Batangtoru \u2013 Singkuang, serta Batas Aceh \u2013 Barus \u2013 Sibolga.<\/p>\n<p>Program kerja ini<br \/>\nmerupakan bagian dari \u201cSetahun Bekerja, Bergerak &#8211; Berdampak\u201d dalam menjalankan<br \/>\nASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.<\/p>\n<p>#SigapMembangunNegeriUntukRakyat\n<\/p>\n<p>#SetahunBerdampak<\/p>\n<p>Press Release juga sudah tayang di <a href=\"https:\/\/www.vritimes.com\/id\/articles\/144019dc-808a-4678-8331-72317289263d\/462ce754-5d32-4f9d-b5fb-7de5f02557a3\">VRITIMES<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, 17 Januari 2026 \u2013 Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah menyiapkan rencana penanganan permanen pada infrastruktur jalan segmen Simpang Rampa\u2013Sibolga via Batu Lubang di Provinsi Sumatera Utara. Penyusunan rencana itu dilakukan untuk mengembalikan konektivitas jalan yang longsor akibat bencana hidrometeorologi pada akhir November 2025 lalu. Berdasarkan hasil identifikasi teknis di lapangan, bencana tanah longsor pada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":38927,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-38926","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/38926","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=38926"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/38926\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/38927"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=38926"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=38926"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=38926"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}