{"id":39701,"date":"2026-02-01T21:02:05","date_gmt":"2026-02-01T12:02:05","guid":{"rendered":"https:\/\/pacificposts.com\/?p=39701"},"modified":"2026-02-01T21:02:05","modified_gmt":"2026-02-01T12:02:05","slug":"tinjau-normalisasi-sungai-air-dingin-padang-menteri-pu-instruksikan-percepatan-penanganan-dan-keterlibatan-masyarakat-melalui-program-padat-karya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pacificposts.com\/?p=39701","title":{"rendered":"Tinjau Normalisasi Sungai Air Dingin Padang, Menteri PU Instruksikan Percepatan Penanganan dan Keterlibatan Masyarakat Melalui Program Padat Karya"},"content":{"rendered":"<p>PADANG, 1 Februari 2026 \u2013 Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melakukan peninjauan langsung terhadap penanganan tanggap darurat bencana banjir di Sungai Air Dingin, Kota Padang, Sumatera Barat, pada Kamis (29\/1). Dalam kunjungan tersebut, Menteri Dody menekankan dua hal utama, yaitu percepatan normalisasi sungai untuk mengembalikan fungsi irigasi dan pentingnya pelibatan masyarakat terdampak melalui skema padat karya.<\/p>\n<p>Menteri Dody menegaskan bahwa penanganan darurat ini krusial bagi<br \/>\naktivitas warga dan sektor pertanian. Oleh karena itu, ia menginstruksikan<br \/>\njajarannya untuk bekerja secara intensif.<\/p>\n<p>&#8220;Kita percepat penyelesaian ini. Normalisasi sungainya kita<br \/>\npercepat. Saya sampaikan kepada Kepala BWS Sumatera V, kalau memang diperlukan,<br \/>\nminta tolong ke penyedia jasa untuk bekerja 24 jam,&#8221; tegas Menteri Dody di<br \/>\nlokasi peninjauan.<\/p>\n<p>Selain aspek teknis, Menteri Dody menyoroti aspek sosial ekonomi<br \/>\nmasyarakat pascabencana. Mengacu pada arahan Presiden Prabowo Subianto,<br \/>\nKementerian PU juga berupaya memastikan mata pencaharian warga tidak terputus<br \/>\nakibat bencana.<\/p>\n<p>&#8220;Arahan Bapak Presiden Prabowo, mata pencaharian masyarakat<br \/>\ntidak boleh ikut putus. Makanya saya minta tim untuk memikirkan bagaimana<br \/>\nsupaya ada program padat karya. Sehingga masyarakat yang terdampak bencana,<br \/>\nmata pencahariannya tidak berhenti dan tetap ada\u00a0<i>income<\/i>,&#8221; ujar<br \/>\nMenteri Dody.<\/p>\n<p>Menteri Dody juga menambahkan bahwa skema padat karya ini dapat<br \/>\nsegera diterapkan pada tahapan pekerjaan teknis yang memungkinkan, seperti pada<br \/>\npemasangan bronjong.<\/p>\n<p>Dalam konteks ketahanan pangan, pemulihan suplai air ke lahan<br \/>\npertanian menjadi prioritas utama menjelang musim tanam. Di kawasan ini<br \/>\nterdapat lahan sawah sekitar 700 hektare bergantung pada irigasi teknis dari<br \/>\naliran sungai. Kementerian PU berkewajiban menyediakannya.<\/p>\n<p>&#8220;Itu sudah menjadi kewajiban Kementerian PU untuk menyiapkan<br \/>\nair irigasi. Saya tidak mau sawah yang masih produktif kekurangan air atau<br \/>\nmalah tidak ada air saat musim tanam,&#8221; ungkap Menteri Dody.<\/p>\n<p>Saat ini air sungai telah dialirkan menggunakan pompa sementara<br \/>\nguna memastikan pasokan masuk ke saluran irigasi serta memenuhi kebutuhan air<br \/>\nbersih warga. &#8220;Air irigasi ini bukan hanya untuk sawah, tapi juga<br \/>\ndigunakan untuk masyarakat sebagai air bersih. Jadi, dua hal ini harus kita<br \/>\npastikan dengan cepat,&#8221; tambah Menteri Dody.<\/p>\n<p>Saat ini, Kementerian PU melalui Balai Wilayah Sungai (BWS)<br \/>\nSumatera V telah melakukan perbaikan alur sungai sepanjang 2.439 meter dan<br \/>\nperkuatan tebing sepanjang 1.916 meter. Langkah ini diambil untuk melindungi<br \/>\nBendung Koto Tuo serta mengendalikan sedimen dan puing (<i>debris<\/i>) kayu.<br \/>\nDesain penanganan juga dilengkapi dengan\u00a0<i>sand pocket<\/i>\u00a0dan\u00a0<i>groundsill<\/i>\u00a0untuk<br \/>\nmenjaga stabilitas dasar sungai.<\/p>\n<p>Kepala BWS Sumatera V Padang, Naryo Widodo, menjelaskan bahwa<br \/>\nseluruh penanganan tanggap darurat ini ditargetkan rampung dalam waktu tiga<br \/>\nbulan. Naryo Widodo menyatakan bahwa BWS Sumatera V telah mengerahkan sejumlah<br \/>\nalat berat berupa\u00a0<i>excavator<\/i>,\u00a0<i>dump truck<\/i>, dan telah<br \/>\nmenyediakan material yang dibutuhkan di lapangan antara lain berupa\u00a0<i>geobag<\/i>,<br \/>\nbronjong, dan\u00a0<i>jumbo bag<\/i>.<\/p>\n<p>&#8220;Penanganan tanggap darurat ini diharapkan dapat segera<br \/>\nmemulihkan fungsi sungai, menjamin suplai air irigasi dan air bersih bagi<br \/>\nmasyarakat, serta mengurangi risiko banjir susulan di wilayah Sungai Air<br \/>\nDingin,&#8221; jelas Naryo.<\/p>\n<p>Program kerja<br \/>\nini merupakan bagian dari \u201cSetahun Bekerja, Bergerak &#8211; Berdampak\u201d dalam<br \/>\nmenjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.<\/p>\n<p>#SigapMembangunNegeriUntukRakyat\n<\/p>\n<p>#SetahunBerdampak<\/p>\n<p>Press Release juga sudah tayang di <a href=\"https:\/\/www.vritimes.com\/id\/articles\/144019dc-808a-4678-8331-72317289263d\/43c6062c-11e1-46db-94c7-95973bfeb469\">VRITIMES<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PADANG, 1 Februari 2026 \u2013 Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melakukan peninjauan langsung terhadap penanganan tanggap darurat bencana banjir di Sungai Air Dingin, Kota Padang, Sumatera Barat, pada Kamis (29\/1). Dalam kunjungan tersebut, Menteri Dody menekankan dua hal utama, yaitu percepatan normalisasi sungai untuk mengembalikan fungsi irigasi dan pentingnya pelibatan masyarakat terdampak melalui skema [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":39702,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-39701","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/39701","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=39701"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/39701\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/39702"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=39701"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=39701"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=39701"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}