{"id":39931,"date":"2026-02-05T20:02:09","date_gmt":"2026-02-05T11:02:09","guid":{"rendered":"https:\/\/pacificposts.com\/?p=39931"},"modified":"2026-02-05T20:02:09","modified_gmt":"2026-02-05T11:02:09","slug":"tiket-h-2-lebaran-jadi-favorit-kai-divre-i-sumut-ajak-masyarakat-rencanakan-mudik-lebih-awal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pacificposts.com\/?p=39931","title":{"rendered":"Tiket H-2 Lebaran Jadi Favorit, KAI Divre I Sumut Ajak Masyarakat Rencanakan Mudik Lebih Awal"},"content":{"rendered":"<p>PT Kereta Api<br \/>\nIndonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat hingga Kamis<br \/>\n(5\/2), sebanyak 3.263 tiket kereta api reguler telah dipesan untuk periode<br \/>\nperjalanan 11 hingga 22 Maret 2026, dengan KA Putri Deli dan KA Sribilah Utama<br \/>\nsebagai pilihan utama. Dari data tersebut, keberangkatan tanggal 19 Maret 2026<br \/>\natau H-2 Lebaran menjadi jadwal yang paling diminati oleh masyarakat. <\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Plt. Manager<br \/>\nHumas Divre I Sumut Anwar Yuli Prastyo mengatakan, meskipun pemesanan pada<br \/>\ntanggal favorit terus meningkat, KAI memastikan persediaan kursi untuk jadwal<br \/>\nkeberangkatan lainnya masih cukup tersedia.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Untuk<br \/>\nsaat ini, pantauan kami menunjukkan tiket keberangkatan kereta api tanggal 19<br \/>\nMaret yang paling diminati. Hal itu kemungkinan karena masyarakat ingin tiba di<br \/>\nkampung halaman sebelum lebaran agar bisa berkumpul bersama keluarga lebih<br \/>\nawal,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>KAI Divre I<br \/>\nSumatera Utara menerapkan sistem pemesanan tiket sejak H-45 sebelum<br \/>\nkeberangkatan, untuk memastikan distribusi penumpang lebih merata dan<br \/>\nmemudahkan masyarakat dalam memesan tiket.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Sebelumnya,<br \/>\npada 20 Januari 2026 yang lalu, KAI juga telah melakukan upgrade dan migrasi<br \/>\nsystem ticketing dengan teknologi yang lebih modern, sehingga sistem dapat<br \/>\nmenyesuaikan kapasitas secara dinamis dan real-time sesuai dengan kebutuhan<br \/>\nmasyarakat yang mengakses tiket kereta api,&#8221; tambah Anwar.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Lebih lanjut<br \/>\nAnwar menjelaskan, saat ini data pemesanan masih terus dinamis mengikuti minat<br \/>\nmasyarakat yang terus bertambah. Calon penumpang disarankan untuk segera<br \/>\nmelakukan pemesanan agar tetap bisa memilih posisi tempat duduk dan jadwal yang<br \/>\ndiinginkan.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Masyarakat juga<br \/>\ndiingatkan untuk rutin mengecek ketersediaan kursi secara mandiri melalui<br \/>\naplikasi Access by KAI atau kanal resmi lainnya. Peluang mendapatkan tiket<br \/>\nmasih sangat besar, terutama bagi masyarakat yang bisa menyesuaikan waktu<br \/>\nkeberangkatan di luar tanggal dan rute favorit.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Untuk informasi<br \/>\nlebih lanjut terkait layanan KA, masyarakat dapat menghubungi Contact Center<br \/>\nKAI melalui telepon di 121, email cs@kai.id, media sosial KAI121 maupun<br \/>\nwhatsapp di nomor 081-122-233-121. <\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>\u201cKAI Divre I<br \/>\nSumatera Utara optimistis, dengan sistem pemesanan yang teratur, perjalanan<br \/>\nmudik tahun 2026 akan berlangsung lancar, tertib, dan tetap nyaman bagi semua.<br \/>\nKelancaran layanan tiket ini merupakan komitmen KAI untuk memberikan pengalaman<br \/>\npulang kampung yang menyenangkan bagi seluruh pelanggan,\u201d pungkas Anwar.<\/p>\n<p>Press Release juga sudah tayang di <a href=\"https:\/\/vritimes.com\/id\/articles\/4fe45a0c-b873-4fa1-b71b-9a14c68f1000\/cca7f90e-8319-4bc1-ad51-af9bd981cb8f\">VRITIMES<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat hingga Kamis (5\/2), sebanyak 3.263 tiket kereta api reguler telah dipesan untuk periode perjalanan 11 hingga 22 Maret 2026, dengan KA Putri Deli dan KA Sribilah Utama sebagai pilihan utama. Dari data tersebut, keberangkatan tanggal 19 Maret 2026 atau H-2 Lebaran menjadi jadwal yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":39932,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-39931","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/39931","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=39931"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/39931\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/39932"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=39931"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=39931"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=39931"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}