{"id":40220,"date":"2026-02-11T19:02:15","date_gmt":"2026-02-11T10:02:15","guid":{"rendered":"https:\/\/pacificposts.com\/?p=40220"},"modified":"2026-02-11T19:02:15","modified_gmt":"2026-02-11T10:02:15","slug":"januari-2026-mengawali-tren-positif-pertumbuhan-layanan-ritel-kai-logistik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pacificposts.com\/?p=40220","title":{"rendered":"Januari 2026 Mengawali Tren Positif Pertumbuhan Layanan Ritel KAI Logistik"},"content":{"rendered":"<p>KAI Logistik, anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero), mengawali tahun 2026 dengan kinerja yang menunjukkan tren pertumbuhan positif. Melalui layanan ritel KALOG Express, perusahaan mencatatkan peningkatan volume angkutan kurir sebesar 35%, dari 4.880 ton pada Januari 2025 menjadi 6.587 ton di Januari 2026. Capaian tersebut menjadi indikator awal atas prospek pertumbuhan layanan ritel KAI Logistik sepanjang tahun 2026.<\/p>\n<p>Manager Marketing &amp; Sales Courier KAI Logistik, Ayi<br \/>\nSuryandi, menyampaikan bahwa tren positif tersebut turut ditopang oleh<br \/>\nmeningkatnya minat masyarakat terhadap layanan pengiriman ritel KAI Logistik<br \/>\nyang mengedepankan keandalan, efisiensi, serta jangkauan layanan yang semakin<br \/>\nluas. Asumsi ini juga diperkuat dengan peningkatan konsisten layanan KALOG<br \/>\nExpress sebesar 11% dalam dua tahun terakhir.<\/p>\n<p>Sepanjang Januari 2026, komposisi pengiriman didominasi<br \/>\noleh kiriman paket dengan kontribusi sebesar 66% dari total volume pengiriman.<br \/>\nSelanjutnya, pengiriman sepeda motor sebesar 30%, disusul pengiriman hewan<br \/>\npeliharaan sebesar 3%, serta 1% lainnya terdiri dari pengiriman sepeda,<br \/>\nelektronik, dan tanaman.<\/p>\n<p>\u201cSecara regional, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)<br \/>\ntercatat sebagai tujuan wilayah pengiriman tertinggi selama Januari 2026. Lebih<br \/>\ndari 7.000 transaksi pengiriman tercatat di tujukan ke provinsi tersebut dengan<br \/>\ntujuan ke berbagai service point KALOG Express di wilayah Yogyakarta,\u201d jelas<br \/>\nAyi.<\/p>\n<p>Ayi menjelaskan bahwa capaian di awal tahun ini merupakan<br \/>\nhasil dari implementasi strategi perusahaan yang dijalankan secara konsisten<br \/>\ndan berkelanjutan pada tahun sebelumnya. \u201cPertumbuhan ini mencerminkan bahwa<br \/>\nlangkah strategis yang kami lakukan, baik dari aspek operasional maupun<br \/>\npengembangan layanan, telah sesuai dengan kebutuhan pelanggan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Untuk menjaga kesinambungan pertumbuhan, KAI Logistik<br \/>\nterus memperkuat konektivitas jaringan distribusi di berbagai wilayah dengan<br \/>\nmengoptimalkan operasional melalui pemanfaatan armada pendukung guna<br \/>\nmempercepat proses pengiriman dan meningkatkan fleksibilitas layanan. Sejalan<br \/>\ndengan upaya tersebut, perusahaan juga melakukan ekspansi jaringan layanan<br \/>\nKALOG Express yang kini telah hadir di lebih dari 280 service point di berbagai<br \/>\ndaerah, sehingga diharapkan dapat semakin mendekatkan layanan KAI Logistik kepada<br \/>\nmasyarakat serta mengakomodasi kebutuhan pengiriman ritel yang terus<br \/>\nberkembang. <\/p>\n<p>\u201cMomentum positif di awal tahun ini diharapkan dapat menjadi<br \/>\npemacu semangat bagi Perusahaan untuk terus menjalankan berbagai langkah<br \/>\nstrategis secara konsisten, meningkatkan kualitas layanan, guna memberikan<br \/>\nnilai tambah bagi pelanggan,\u201d tutup Ayi.<\/p>\n<p>Press Release juga sudah tayang di <a href=\"https:\/\/vritimes.com\/id\/articles\/f07f4793-cd97-4c4e-9fe7-a876d17a953c\/c57b7570-cd53-4dab-86f2-4f76f8fdd337\">VRITIMES<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KAI Logistik, anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero), mengawali tahun 2026 dengan kinerja yang menunjukkan tren pertumbuhan positif. Melalui layanan ritel KALOG Express, perusahaan mencatatkan peningkatan volume angkutan kurir sebesar 35%, dari 4.880 ton pada Januari 2025 menjadi 6.587 ton di Januari 2026. Capaian tersebut menjadi indikator awal atas prospek pertumbuhan layanan ritel KAI [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":40221,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-40220","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/40220","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=40220"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/40220\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/40221"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=40220"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=40220"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=40220"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}