{"id":40236,"date":"2026-02-11T21:02:28","date_gmt":"2026-02-11T12:02:28","guid":{"rendered":"https:\/\/pacificposts.com\/?p=40236"},"modified":"2026-02-11T21:02:28","modified_gmt":"2026-02-11T12:02:28","slug":"kementerian-pu-tangani-banjir-tol-tangerang-merak-km-50-siapkan-solusi-jangka-panjang-sungai-cidurian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pacificposts.com\/?p=40236","title":{"rendered":"Kementerian PU Tangani Banjir Tol Tangerang\u2013Merak KM 50, Siapkan Solusi Jangka Panjang Sungai Cidurian"},"content":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah melakukan penanganan sementara pascabanjir yang menggenangi ruas Jalan Tol Tangerang\u2013Merak KM 50. Penanganan itu dilakukan oleh Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau\u2013Ciujung\u2013Cidurian (BBWS C3) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Marga Mandalasakti. Selain penanganan darurat pada jalan tol, Kementerian PU juga tengah menyiapkan desain tanggul permanen sebagai solusi jangka panjang pengendalian banjir Sungai Cidurian.<\/p>\n<p>Menteri PU Dody<br \/>\nHanggodo menegaskan bahwa keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama<br \/>\ndalam menghadapi bencana hidrometeorologi. \u201cKementerian PU berkomitmen untuk<br \/>\nterus memberikan dukungan infrastruktur pengendalian banjir, baik melalui<br \/>\nlangkah darurat maupun penanganan jangka panjang, agar risiko dapat<br \/>\ndiminimalkan,\u201d ujar Menteri Dody.<\/p>\n<p>Penanganan<br \/>\ndarurat di Jalan Tol Tangerang\u2013Merak KM 50 dilakukan dengan membangun tanggul<br \/>\nsementara sepanjang kurang lebih 300 meter di sisi jalan tol. Konstruksi ini<br \/>\nmenggunakan kombinasi\u00a0<i>geobag<\/i>\u00a0dan\u00a0<i>Movable<br \/>\nConcrete Barrier<\/i>(MCB) yang berfungsi menahan limpasan air agar tidak<br \/>\nkembali menggenangi badan jalan.<\/p>\n<p>Berkat langkah<br \/>\ncepat ini, kondisi ruas tol telah pulih sepenuhnya dan kini dapat dilalui<br \/>\ndengan aman oleh seluruh golongan kendaraan, memastikan kelancaran mobilisasi<br \/>\nbarang dan penumpang.<\/p>\n<p>Selain fokus<br \/>\npada pemulihan konektivitas tol, BBWS C3 juga melakukan penanganan darurat di<br \/>\nsejumlah titik di Banten yang terdampak banjir dan longsor akibat tingginya<br \/>\ndebit Sungai Cidurian.<\/p>\n<p>Di Kecamatan<br \/>\nKresek, Kabupaten Tangerang, Kementerian PU mengerahkan 2 unit\u00a0<i>mobile pump<\/i>\u00a0berkapasitas 250 liter\/detik. Pompa<br \/>\nini difungsikan untuk menyedot genangan di area Pondok Pesantren Sabulussalam<br \/>\nguna memastikan aktivitas belajar mengajar para santri dapat kembali berjalan<br \/>\nnormal. Prasarana\u00a0<i>mobile pump<\/i>\u00a0ini tetap disiagakan di lokasi sebagai<br \/>\nlangkah antisipasi mengingat debit air sungai masih relatif tinggi.<\/p>\n<p>Sementara itu,<br \/>\nlongsor sepanjang 200 meter juga terjadi di Desa Carenang, Kecamatan Cisoka,<br \/>\ndan mengakibatkan runtuhnya 8 rumah warga. Merespons hal tersebut, BBWS C3<br \/>\nmelakukan perkuatan tebing sungai menggunakan metode pemasangan bronjong.<\/p>\n<p>Bronjong yang<br \/>\ndigunakan berupa anyaman kawat berlapis galvanis berisi batu. Struktur ini<br \/>\nberfungsi menahan arus sungai, mengurangi tekanan tanah, serta mencegah longsor<br \/>\nsusulan tanpa menghambat aliran air, sehingga kerusakan permukiman tidak<br \/>\nmeluas.<\/p>\n<p>Kepala BBWS<br \/>\nCidanau\u2013Ciujung\u2013Cidurian, Dedi Yudha Lesmana, memastikan seluruh sumber daya,<br \/>\nbaik peralatan maupun material kebencanaan, dalam kondisi siap pakai untuk<br \/>\nmendukung penanganan di lapangan.<\/p>\n<p>\u201cPeralatan dan<br \/>\nmaterial kebencanaan milik BBWS C3 sudah siap digunakan. Namun, kami tetap<br \/>\nmemperhatikan kondisi lapangan, terutama akses menuju lokasi, sebelum<br \/>\nmenentukan metode penanganan yang paling tepat,\u201d jelas Dedi.<\/p>\n<p>Sebagai langkah<br \/>\npengendalian banjir yang lebih komprehensif di masa depan, BBWS C3 telah<br \/>\nmenyiapkan desain penanganan jangka panjang untuk Sungai Cidurian. Rencana ini<br \/>\nmeliputi perkuatan tanggul permanen dengan pemasangan parapet (dinding penahan<br \/>\nair) serta pembangunan pintu air.<\/p>\n<p>Dalam<br \/>\npelaksanaannya, BBWS C3 terus berkoordinasi secara intensif dengan Pemerintah<br \/>\nKabupaten Tangerang dan instansi terkait. Sinergi ini diperlukan untuk<br \/>\nmemastikan seluruh langkah penanganan berjalan efektif, sehingga aktivitas<br \/>\nmasyarakat dan konektivitas wilayah dapat segera pulih secara berkelanjutan.<\/p>\n<p>Program kerja<br \/>\nini merupakan bagian dari \u201cSetahun Bekerja, Bergerak &#8211; Berdampak\u201d dalam<br \/>\nmenjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.<\/p>\n<p>#SigapMembangunNegeriUntukRakyat\n<\/p>\n<p>#SetahunBerdampak<\/p>\n<p>Press Release juga sudah tayang di <a href=\"https:\/\/vritimes.com\/id\/articles\/144019dc-808a-4678-8331-72317289263d\/59ca5988-adb1-4cf0-b4da-78e47cf00808\">VRITIMES<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah melakukan penanganan sementara pascabanjir yang menggenangi ruas Jalan Tol Tangerang\u2013Merak KM 50. Penanganan itu dilakukan oleh Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau\u2013Ciujung\u2013Cidurian (BBWS C3) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Marga Mandalasakti. Selain penanganan darurat pada jalan tol, Kementerian PU juga tengah menyiapkan desain tanggul permanen sebagai solusi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":40237,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-40236","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/40236","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=40236"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/40236\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/40237"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=40236"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=40236"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=40236"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}