{"id":40238,"date":"2026-02-11T21:02:30","date_gmt":"2026-02-11T12:02:30","guid":{"rendered":"https:\/\/pacificposts.com\/?p=40238"},"modified":"2026-02-11T21:02:30","modified_gmt":"2026-02-11T12:02:30","slug":"tinjau-runtuhan-tebing-di-aceh-tengah-menteri-dody-instruksikan-penanganan-komprehensif-sesuai-arahan-presiden","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pacificposts.com\/?p=40238","title":{"rendered":"Tinjau Runtuhan Tebing di Aceh Tengah, Menteri Dody Instruksikan Penanganan Komprehensif Sesuai Arahan Presiden"},"content":{"rendered":"<p>ACEH, Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, meninjau langsung lokasi runtuhan tebing di Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh, pada Jumat (6\/2). Kunjungan kerja ini merupakan tindak lanjut langsung atas arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk memastikan penanganan bencana di wilayah tersebut dilakukan secara komprehensif dan terintegrasi.<\/p>\n<p>Dalam peninjauan tersebut, Menteri Dody menegaskan bahwa fokus<br \/>\npenanganan tidak boleh hanya terpaku pada titik longsoran semata. Penanganan<br \/>\nharus menyentuh akar masalah dan faktor pemicu di sekitar kawasan, termasuk<br \/>\npengendalian aliran air dan stabilitas kondisi geologi.<\/p>\n<p>&#8220;Saya hari ini spesifik berkunjung ke Aceh Tengah karena ada<br \/>\narahan dari Pak Presiden Prabowo melalui Pak Seskab agar penanganannya lebih<br \/>\nbersifat komprehensif. Ada beberapa item yang akan kita kerjakan, mulai<br \/>\ndari\u00a0<i>grouting<\/i>, penanganan sungai, sampai penguatan di beberapa<br \/>\ntitik. Mesti kita lakukan penanganan cepat,&#8221; ujar Menteri Dody di lokasi<br \/>\npeninjauan.<\/p>\n<p>Berdasarkan hasil observasi lapangan, kawasan runtuhan dinilai<br \/>\nbelum sepenuhnya aman. Menteri Dody mengungkapkan adanya indikasi pergerakan<br \/>\nair di bawah permukaan tanah yang berpotensi memperbesar skala runtuhan jika<br \/>\ntidak segera ditangani secara teknis.<\/p>\n<p>&#8220;Saya minta pekerjaan fisiknya segera dilakukan, karena tadi<br \/>\nsaat kita meninjau, terasa ada getaran. Artinya area ini memang belum 100<br \/>\npersen\u00a0<i>secure<\/i>\u00a0(aman). Di bawah ini masih ada pergerakan air<br \/>\ndan itu harus kita hentikan,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Kementerian PU mencatat keberadaan dua jalur jalan alternatif (<i>detour<\/i>)<br \/>\ndi sekitar lokasi bencana. Jalur\u00a0<i>detour<\/i>\u00a0pertama memiliki<br \/>\npanjang sekitar 1,2 km, sedangkan jalur kedua mencapai 5,2 km. Menteri Dody<br \/>\nmenekankan prioritas untuk menyelamatkan jalur\u00a0<i>detour<\/i>\u00a0pertama<br \/>\nagar tidak mengalami kerusakan lebih lanjut dan tetap dapat difungsikan.<\/p>\n<p>&#8220;Kita punya\u00a0<i>detour<\/i>\u00a0kedua yang lebih panjang,<br \/>\ntapi saya harapkan\u00a0<i>detour<\/i>\u00a0pertama ini tidak runtuh. Tinggal<br \/>\nsekitar 80 meter lagi yang harus kita selamatkan, makanya saya arahkan agar<br \/>\npekerjaan bisa langsung dilakukan dengan cepat,&#8221; imbuh Menteri Dody.<\/p>\n<p>Secara teknis, penanganan akan dilaksanakan oleh Balai Pelaksanaan<br \/>\nJalan Nasional (BPJN) Aceh, Direktorat Jenderal Bina Marga. Langkah-langkah<br \/>\nstrategis yang disiapkan meliputi pengendalian aliran Sungai Pasangan agar<br \/>\ntidak melimpas ke area longsoran, serta penutupan dan penguatan area gua yang<br \/>\nterindikasi menjadi jalur masuknya air ke bawah badan jalan.<\/p>\n<p>&#8220;Dari kajian bersama Kementerian PU dan Universitas Syiah<br \/>\nKuala, terindikasi ada sisipan air sungai yang masuk ke sini. Di dekat sungai<br \/>\nkita akan tutup alirannya, lalu di antara gua dan jalan\u00a0<i>detour<\/i>\u00a0kita<br \/>\nlakukan\u00a0<i>grouting<\/i>\u00a0supaya air tidak masuk dan tidak memperparah<br \/>\nkondisi,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Selain aspek keselamatan infrastruktur, percepatan penanganan ini<br \/>\ndinilai krusial untuk menjaga stabilitas ekonomi lokal. Kawasan sekitar lokasi<br \/>\nruntuhan diketahui merupakan sentra perkebunan cabai berskala besar. Menteri<br \/>\nDody mengingatkan bahwa keterlambatan penanganan dapat berdampak pada<br \/>\ndistribusi logistik pertanian.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau ini sampai melebar lagi, akan muncul masalah baru,<br \/>\ntermasuk gangguan produksi pertanian dan potensi inflasi. Makanya saya minta<br \/>\nini dikerjakan cepat supaya runtuhan tidak semakin melebar,&#8221; kata Menteri<br \/>\nDody.<\/p>\n<p>Kementerian PU berkomitmen untuk terus melakukan pengamanan<br \/>\nkawasan dan melaksanakan rencana penanganan secara bertahap. Keselamatan,<br \/>\nkualitas konstruksi, dan keberlanjutan fungsi jalan menjadi prioritas utama<br \/>\ndalam penyelesaian masalah ini.<\/p>\n<p>&#8220;Jadi karena banyak pekerjaan, pasti akan perlu waktu. Namun<br \/>\nharapannya memang segera selesai secepat-cepatnya, tapi kualitas harus tetap<br \/>\nkita jaga. Supaya apapun yang kita kerjakan hari ini, dapat bertahan lama<br \/>\nhingga di masa mendatang,&#8221; tandas Menteri Dody.<\/p>\n<p>\u00a0Program kerja<br \/>\nini merupakan bagian dari \u201cSetahun Bekerja, Bergerak &#8211; Berdampak\u201d dalam<br \/>\nmenjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.<\/p>\n<p>#SigapMembangunNegeriUntukRakyat\n<\/p>\n<p>#SetahunBerdampak<\/p>\n<p>Press Release juga sudah tayang di <a href=\"https:\/\/vritimes.com\/id\/articles\/144019dc-808a-4678-8331-72317289263d\/0c70e842-b0a7-431c-aed7-ed4e4370e17e\">VRITIMES<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ACEH, Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, meninjau langsung lokasi runtuhan tebing di Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh, pada Jumat (6\/2). Kunjungan kerja ini merupakan tindak lanjut langsung atas arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk memastikan penanganan bencana di wilayah tersebut dilakukan secara komprehensif dan terintegrasi. Dalam peninjauan tersebut, Menteri Dody menegaskan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":40239,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-40238","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/40238","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=40238"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/40238\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/40239"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=40238"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=40238"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=40238"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}