{"id":43768,"date":"2026-04-28T23:02:01","date_gmt":"2026-04-28T14:02:01","guid":{"rendered":"https:\/\/pacificposts.com\/?p=43768"},"modified":"2026-04-28T23:02:01","modified_gmt":"2026-04-28T14:02:01","slug":"kejadian-perlintasan-meningkat-di-2025-kai-divre-iv-tanjungkarang-ajak-masyarakat-tertib-di-perlintasan-dan-tidak-beraktivitas-di-jalur-ka","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pacificposts.com\/?p=43768","title":{"rendered":"Kejadian Perlintasan Meningkat di 2025, KAI Divre IV Tanjungkarang Ajak Masyarakat Tertib di Perlintasan dan Tidak Beraktivitas di Jalur KA"},"content":{"rendered":"<p>PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang kembali<br \/>\nmengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas di jalur kereta api serta selalu<br \/>\nmeningkatkan kewaspadaan saat melintasi perlintasan sebidang. Imbauan ini<br \/>\ndisampaikan seiring dengan meningkatnya jumlah kejadian di perlintasan<br \/>\nsepanjang tahun 2025.<\/p>\n<p>Berdasarkan data internal KAI Divre IV<br \/>\nTanjungkarang, tercatat sebanyak 43 kejadian di perlintasan pada tahun 2024,<br \/>\ndan meningkat menjadi 50 kejadian pada tahun 2025. Peningkatan ini menunjukkan<br \/>\nbahwa masih terdapat pelanggaran dan kurangnya disiplin masyarakat dalam<br \/>\nmematuhi aturan keselamatan di kawasan perkeretaapian.<\/p>\n<p>Manajer Humas KAI Divre IV Tanjungkarang, Azhar<br \/>\nZaki Assjari, menyampaikan bahwa aktivitas masyarakat di jalur rel maupun<br \/>\npelanggaran di perlintasan sebidang merupakan faktor utama yang berpotensi<br \/>\nmenyebabkan kecelakaan.<\/p>\n<p>\u201cJalur kereta api bukanlah area umum untuk<br \/>\nberaktivitas. Seluruh ruang manfaat jalur kereta api diperuntukkan khusus bagi<br \/>\noperasional perjalanan kereta api. Kehadiran masyarakat di area tersebut sangat<br \/>\nberbahaya dan dapat mengancam keselamatan jiwa,\u201d ujar Zaki.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Zaki menegaskan bahwa larangan<br \/>\nberaktivitas di jalur kereta api telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 23<br \/>\nTahun 2007 tentang Perkeretaapian. Pada Pasal 181 ayat (1) disebutkan bahwa<br \/>\nsetiap orang dilarang berada di ruang manfaat jalur kereta api serta melakukan<br \/>\naktivitas selain untuk kepentingan operasional. Pelanggaran terhadap ketentuan<br \/>\ntersebut dapat dikenakan sanksi pidana berupa kurungan maksimal tiga bulan atau<br \/>\ndenda hingga Rp15.000.000 sebagaimana diatur dalam Pasal 199.<\/p>\n<p>Sebagai upaya meningkatkan keselamatan, KAI<br \/>\nDivre IV Tanjungkarang secara konsisten melaksanakan berbagai langkah<br \/>\npreventif, antara lain melalui sosialisasi keselamatan di lingkungan<br \/>\nmasyarakat, sekolah, serta komunitas yang berada di sekitar jalur kereta api.<br \/>\nSelain itu, KAI juga terus memperkuat patroli keamanan dan pengawasan di<br \/>\ntitik-titik rawan pelanggaran, khususnya di perlintasan sebidang.<\/p>\n<p>KAI juga mengingatkan masyarakat agar selalu<br \/>\nmematuhi rambu-rambu lalu lintas di perlintasan sebidang, berhenti sejenak,<br \/>\nserta memastikan tidak ada kereta yang akan melintas sebelum menyeberang.<br \/>\nDisiplin dan kewaspadaan pengguna jalan menjadi faktor penting dalam mencegah<br \/>\nterjadinya kecelakaan.<\/p>\n<p>\u201cKami<br \/>\nmengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kesadaran<br \/>\nakan keselamatan di kawasan perkeretaapian. Tidak beraktivitas di jalur rel<br \/>\nserta mematuhi aturan di perlintasan adalah langkah sederhana namun sangat<br \/>\npenting untuk menjaga keselamatan bersama,\u201d tutup Zaki.<\/p>\n<p>Press Release juga sudah tayang di <a href=\"https:\/\/vritimes.com\/id\/articles\/e41dc381-e5fa-4114-8d5a-339cb0e32d72\/10667089-e95e-4f81-a001-4c4a96704a1e\">VRITIMES<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang kembali mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas di jalur kereta api serta selalu meningkatkan kewaspadaan saat melintasi perlintasan sebidang. Imbauan ini disampaikan seiring dengan meningkatnya jumlah kejadian di perlintasan sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data internal KAI Divre IV Tanjungkarang, tercatat sebanyak 43 kejadian di perlintasan pada tahun [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":43769,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-43768","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/43768","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=43768"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/43768\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/43769"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=43768"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=43768"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=43768"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}