{"id":45831,"date":"2026-06-11T13:02:28","date_gmt":"2026-06-11T04:02:28","guid":{"rendered":"https:\/\/pacificposts.com\/?p=45831"},"modified":"2026-06-11T13:02:28","modified_gmt":"2026-06-11T04:02:28","slug":"lebih-dari-1-juta-ton-barang-diangkut-via-kereta-kontainer-setara-mengurangi-pergerakan-hampir-60-ribu-truk-di-jalan-raya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pacificposts.com\/?p=45831","title":{"rendered":"Lebih dari 1 juta Ton Barang Diangkut via Kereta Kontainer, Setara Mengurangi Pergerakan Hampir 60 Ribu Truk di Jalan Raya"},"content":{"rendered":"<p>Pada Mei 2026, KAI Logistik berhasil mencatatkan kinerja keseluruhan angkutan barang dengan volume sebesar 1.658.622 ton atau meningkat 10% dibandingkan periode bulan sebelumnya. Kinerja tersebut salah satunya didorong oleh kinerja angkutan kereta kontainer, yang menunjukkan pertumbuhan yang konsisten. Sepanjang Januari hingga Mei 2026, layanan KA Kontainer telah mengangkut 1.193.688 ton barang atau setara dengan hampir 60 ribu perjalanan truk, mencerminkan semakin meningkatnya pemanfaatan moda kereta api sebagai solusi logistik yang efisien dan berkelanjutan.<\/p>\n<p>Yuskal Setiawan,<br \/>\nDirektur Utama KAI Logistik, megungkapkan, \u201cLayanan KA Kontainer mencatat<br \/>\nkenaikan 8% secara tahunan pada 2025 dibandingkan 2024, melanjutkan tren<br \/>\npertumbuhan positif sebagai salah satu layanan unggulan. Pada 2026, kami<br \/>\nmenargetkan pertumbuhan yang lebih besar melalui penguatan layanan dan<br \/>\nkapasitas angkut kereta api kontainer. Langkah ini merupakan bagian dari upaya<br \/>\nperusahaan dalam menghadirkan solusi logistik yang tidak hanya efisien, tetapi<br \/>\njuga mendukung daya saing industri dan pembangunan logistik yang berkelanjutan.\u201d<\/p>\n<p>Tren peningkatan<br \/>\nvolume semakin terlihat memasuki triwulan II 2026, dengan capaian tertinggi<br \/>\npada Mei sebesar 267.390 ton atau meningkat 20% dibandingkan awal tahun 2026.<br \/>\nUntuk mengakomodasi pertumbuhan permintaan tersebut, perusahaan melakukan<br \/>\nakselerasi kapasitas melalui penambahan dua rangkaian KA Kontainer. Langkah ini<br \/>\nmerupakan upaya KAI Logistik dalam menjawab kebutuhan pelanggan industri yang<br \/>\nterus meningkat, sekaligus mendukung semakin kuatnya komitmen dunia usaha<br \/>\nterhadap praktik logistik yang lebih efisien dan berkelanjutan.<\/p>\n<p>Yuskal<br \/>\nmenambahkan bahwa transformasi sistem logistik nasional tidak hanya ditentukan<br \/>\noleh peningkatan kapasitas distribusi, tetapi juga oleh kemampuan menghadirkan<br \/>\nmoda transportasi yang efisien, rendah emisi, dan berkelanjutan. Dalam konteks<br \/>\ntersebut, kereta api memiliki posisi strategis sebagai tulang punggung angkutan<br \/>\nbarang berkapasitas besar yang mampu mendukung konektivitas antarwilayah<br \/>\nsekaligus meningkatkan daya saing industri nasional.<\/p>\n<p>&#8220;Ke depan,<br \/>\ntantangan logistik tidak lagi berbicara mengenai kecepatan pengiriman, tetapi<br \/>\njuga menitikberatkan pada aspek tanggung jawab terhadap lingkungan dan<br \/>\ninfrastruktur. Peralihan sebagian angkutan barang ke moda kereta api merupakan<br \/>\ninvestasi jangka panjang bagi ekonomi nasional karena mampu meningkatkan<br \/>\nefisiensi rantai pasok, mengurangi biaya eksternal akibat kemacetan dan<br \/>\nkerusakan jalan, serta mendukung pencapaian target pembangunan rendah karbon<br \/>\nIndonesia,&#8221; ujar Yuskal.<\/p>\n<p>Lebih lanjut,<br \/>\npeningkatan pemanfaatan moda kereta api untuk angkutan barang juga menciptakan <i>multiplier<br \/>\neffect<\/i> bagi perekonomian. Distribusi logistik yang lebih andal akan<br \/>\nmemperkuat kelancaran pasokan bahan baku dan barang jadi bagi berbagai sektor<br \/>\nindustri, menjaga stabilitas rantai pasok, serta meningkatkan daya saing produk<br \/>\nIndonesia di pasar domestik maupun global. Pada saat yang sama, perpindahan<br \/>\ndistribusi dari jalan raya ke rel turut mengurangi tekanan terhadap<br \/>\ninfrastruktur jalan serta meningkatkan keselamatan bagi pengguna jalan. <\/p>\n<p>Berdasarkan data<br \/>\ntahun 2024, terdapat 150.906 kasus kecelakaan dengan 26.839 korban meninggal<br \/>\ndunia. Sekitar 10,5 persen di antaranya melibatkan kendaraan angkutan barang.<br \/>\nSementara kerugian perbaikan jalan nasional akibat kendaraan lebih dimensi dan<br \/>\nlebih muatan mencapai Rp10,21 triliun.<\/p>\n<p>\u201cSebagai bagian<br \/>\ndari ekosistem transportasi nasional, KAI Logistik berkomitmen untuk terus<br \/>\nmemperluas pemanfaatan moda kereta api sebagai solusi logistik masa depan.<br \/>\nMelalui peningkatan kapasitas, pengembangan jaringan layanan, dan kolaborasi<br \/>\ndengan berbagai pelaku industri, perusahaan berharap semakin banyak distribusi<br \/>\nbarang yang beralih ke moda kereta sehingga mampu menciptakan sistem logistik<br \/>\nyang lebih efisien, lebih aman, lebih hijau, dan lebih berdaya saing, sekaligus<br \/>\nmendukung visi Indonesia menuju pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,\u201d tutup<br \/>\nYuskal.<\/p>\n<p>Press Release juga sudah tayang di <a href=\"https:\/\/vritimes.com\/id\/articles\/f07f4793-cd97-4c4e-9fe7-a876d17a953c\/95a03850-9e04-47ad-b5e3-31404c75e9f1\">VRITIMES<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada Mei 2026, KAI Logistik berhasil mencatatkan kinerja keseluruhan angkutan barang dengan volume sebesar 1.658.622 ton atau meningkat 10% dibandingkan periode bulan sebelumnya. Kinerja tersebut salah satunya didorong oleh kinerja angkutan kereta kontainer, yang menunjukkan pertumbuhan yang konsisten. Sepanjang Januari hingga Mei 2026, layanan KA Kontainer telah mengangkut 1.193.688 ton barang atau setara dengan hampir [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":45832,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-45831","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/45831","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=45831"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/45831\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/45832"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=45831"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=45831"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=45831"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}