{"id":45878,"date":"2026-06-12T12:02:06","date_gmt":"2026-06-12T03:02:06","guid":{"rendered":"https:\/\/pacificposts.com\/?p=45878"},"modified":"2026-06-12T12:02:06","modified_gmt":"2026-06-12T03:02:06","slug":"binus-university-dorong-transformasi-pasar-bunga-rawa-belong-menuju-destinasi-florikultura-bertaraf-internasional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pacificposts.com\/?p=45878","title":{"rendered":"BINUS University Dorong Transformasi Pasar Bunga Rawa Belong Menuju Destinasi Florikultura Bertaraf Internasional"},"content":{"rendered":"<p>Jakarta International Flower Festival (JIFF) 2026 merupakan kelanjutan dari program pemberdayaan dan revitalisasi Pasar Bunga Rawa Belong yang telah dilakukan BINUS University bersama para mitra. Melalui kolaborasi pentahelix, festival ini diharapkan mampu meningkatkan visibilitas kawasan, memperkuat ekosistem florikultura, menggerakkan ekonomi lokal, dan menjadi warisan positif menuju Jakarta 5 abad pada 2027.<\/p>\n<p><b>Jakarta, 12 Juni 2026<\/b> \u2013 BINUS<br \/>\nUniversity terus memperkuat revitalisasi Pasar Bunga Rawa Belong sebagai pusat<br \/>\nflorikultura terbesar di Asia Tenggara melalui kolaborasi dengan Pemerintah<br \/>\nProvinsi DKI Jakarta. Sebagai kelanjutan dari berbagai program pemberdayaan<br \/>\nyang telah berjalan, BINUS University dan ITTA Foundation sebagai penggagas<br \/>\nbersama, berkolaborasi dengan Pusat Promosi dan Sertifikasi Hasil Pertanian<br \/>\n(PPSHP) akan menyelenggarakan <b>Jakarta International Flower Festival\u00a0(JIFF) 2026<\/b> pada <b>14\u201315 Juni 2026<\/b>. Kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh<br \/>\ndari Gubernur DKI Jakarta sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem<br \/>\nflorikultura, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, dan menghidupkan kembali<br \/>\nkawasan Pasar Bunga Rawa Belong sebagai destinasi unggulan Jakarta.<\/p>\n<p>Mengusung tema <i>\u2018Jakarta\u2019s 5th<br \/>\nCentury: Unity in Diversity, Innovation, and Co-Creating the Intelligent<br \/>\nSociety for the Nation\u2019s Future\u2019<\/i>, <a href=\"https:\/\/jakartaflowerfestival.id\/\">ajang perdana JIFF 2026<\/a> menjadi bagian<br \/>\ndari kontribusi berbagai pemangku kepentingan dalam menyambut Jakarta menuju<br \/>\nusia lima abad pada tahun 2027. Festival ini tidak hanya menghadirkan perayaan<br \/>\nkeindahan bunga, tetapi juga menjadi platform kolaborasi untuk memperkuat<br \/>\nekosistem florikultura, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta meningkatkan<br \/>\nvisibilitas Pasar Bunga Rawa Belong sebagai salah satu ikon kota Jakarta.<\/p>\n<p>Pasar Bunga Rawa Belong selama<br \/>\npuluhan tahun menjadi pusat perdagangan bunga dan tanaman hias yang menopang<br \/>\nkehidupan ribuan pelaku usaha. Namun, perubahan perilaku konsumen, perkembangan<br \/>\nteknologi, dan dinamika pasar menuntut kawasan ini untuk terus bertransformasi<br \/>\nagar tetap relevan dan berdaya saing.<\/p>\n<p>Menjawab tantangan tersebut,<br \/>\nBINUS University secara konsisten mendampingi para pedagang dan pelaku usaha<br \/>\nRawa Belong melalui berbagai program pemberdayaan, <i>capacity building<\/i>,<br \/>\npeningkatan literasi digital, serta pengembangan inisiatif yang mendukung<br \/>\ntransformasi ekosistem usaha secara berkelanjutan. Salah satu hasil dari<br \/>\npendampingan tersebut adalah pemanfaatan platform digital yang membantu<br \/>\nmemperluas akses pasar para pedagang sekaligus memperkuat daya saing mereka di<br \/>\nera ekonomi digital.<\/p>\n<p>Penyelenggaraan JIFF 2026 menjadi<br \/>\nsalah satu bentuk nyata dari keberlanjutan upaya tersebut. Melalui festival<br \/>\nini, BINUS University ingin memperkenalkan kembali Pasar Bunga Rawa Belong<br \/>\nkepada masyarakat luas sebagai kawasan yang memiliki nilai ekonomi, sosial,<br \/>\nbudaya, dan pariwisata yang kuat. Festival ini juga diharapkan mampu<br \/>\nmeningkatkan aktivitas ekonomi para pedagang sekaligus memperkuat posisi Rawa<br \/>\nBelong sebagai destinasi florikultura unggulan di Jakarta.<\/p>\n<p>Salah satu agenda utama JIFF 2026<br \/>\nadalah <b>Flower Parade<\/b> yang akan berlangsung pada Minggu, 14 Juni 2026.<br \/>\nParade mobil hias bunga ini akan melintasi kawasan Pasar Bunga Rawa Belong dan<br \/>\nKemanggisan sebagai simbol kebangkitan kawasan florikultura Jakarta. Masyarakat<br \/>\ndapat menyaksikan parade secara terbuka, berfoto bersama kendaraan hias, serta<br \/>\nmengunjungi bazar bunga yang menghadirkan para pedagang Pasar Bunga Rawa<br \/>\nBelong.<\/p>\n<p>Lebih dari sekadar atraksi,<br \/>\nFlower Parade menjadi representasi kolaborasi pentahelix yang mengkolaborasikan<br \/>\npemerintah, akademisi, pelaku usaha, komunitas, dan media dalam mendorong<br \/>\nrevitalisasi kawasan. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa pengembangan Pasar Bunga<br \/>\nRawa Belong tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan<br \/>\nsinergi berbagai elemen untuk menciptakan dampak ekonomi dan sosial yang<br \/>\nberkelanjutan.<\/p>\n<p>Pada hari yang sama, masyarakat<br \/>\njuga dapat menikmati berbagai aktivitas pendukung di kawasan Rawa Belong dan<br \/>\nKemanggisan. Kehadiran festival ini diharapkan mampu meningkatkan kunjungan<br \/>\nmasyarakat, menggerakkan roda ekonomi lokal, serta membuka peluang usaha yang<br \/>\nlebih luas bagi para pelaku UMKM di sekitar kawasan.<\/p>\n<p>Rangkaian JIFF 2026 akan<br \/>\nberlanjut pada Senin, 15 Juni 2026 melalui penyelenggaraan <b>International<br \/>\nFloriculture Forum and Exhibition<\/b> di BINUS @Senayan. Forum ini akan<br \/>\nmempertemukan pemangku kepentingan nasional dan internasional dari unsur<br \/>\npemerintah, akademisi, industri, komunitas, dan pelaku usaha florikultura untuk<br \/>\nmembahas masa depan industri bunga dan tanaman hias.<\/p>\n<p>Selain menghadirkan pameran<br \/>\nflorikultura, forum ini akan menjadi ruang pertukaran gagasan mengenai inovasi,<br \/>\ntren industri, peluang investasi, pengembangan bisnis, serta strategi<br \/>\nmemperkuat daya saing sektor florikultura Indonesia di tingkat global. Hasil<br \/>\ndari forum ini diharapkan dapat dirumuskan dalam bentuk <i>policy brief<\/i><br \/>\nyang memuat rekomendasi strategis bagi pengembangan kawasan Rawa Belong ke<br \/>\ndepannya.<\/p>\n<p>Sebagai institusi pendidikan yang<br \/>\nmengusung semangat <i>fostering and empowering the society to build the nation<\/i>,<br \/>\nBINUS University percaya bahwa revitalisasi kawasan tidak cukup dilakukan<br \/>\nmelalui pembangunan fisik semata. Transformasi yang berkelanjutan membutuhkan <i>capacity<br \/>\nbuilding<\/i> masyarakat, pengembangan ekosistem usaha, serta kolaborasi yang<br \/>\nmampu menciptakan dampak nyata bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.<\/p>\n<p>Melalui Jakarta International<br \/>\nFlower Festival 2026, BINUS University berharap semakin banyak masyarakat<br \/>\nmengenal potensi Pasar Bunga Rawa Belong sekaligus mendukung pertumbuhan para<br \/>\npelaku usaha yang menjadi bagian penting dari ekosistem tersebut. Festival ini<br \/>\ndiharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi pentahelix dalam<br \/>\nmembangun kawasan yang produktif, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus menghadirkan<br \/>\nwarisan positif bagi Jakarta menuju perayaan lima abad pada tahun 2027. ***<\/p>\n<p>Press Release juga sudah tayang di <a href=\"https:\/\/vritimes.com\/id\/articles\/7f6a0629-82c4-11ee-b831-0a58a9feac02\/ffed2777-466c-42cb-b7e1-20b7b65c742f\">VRITIMES<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta International Flower Festival (JIFF) 2026 merupakan kelanjutan dari program pemberdayaan dan revitalisasi Pasar Bunga Rawa Belong yang telah dilakukan BINUS University bersama para mitra. Melalui kolaborasi pentahelix, festival ini diharapkan mampu meningkatkan visibilitas kawasan, memperkuat ekosistem florikultura, menggerakkan ekonomi lokal, dan menjadi warisan positif menuju Jakarta 5 abad pada 2027. Jakarta, 12 Juni 2026 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":45879,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-45878","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/45878","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=45878"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/45878\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/45879"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=45878"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=45878"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=45878"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}