{"id":46508,"date":"2026-06-25T16:02:33","date_gmt":"2026-06-25T07:02:33","guid":{"rendered":"https:\/\/pacificposts.com\/?p=46508"},"modified":"2026-06-25T16:02:33","modified_gmt":"2026-06-25T07:02:33","slug":"bp-tapera-paparkan-skema-kpr-subsidi-tenor-40-tahun-cicilan-bisa-mulai-rp500-ribu-per-bulan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pacificposts.com\/?p=46508","title":{"rendered":"BP Tapera Paparkan Skema KPR Subsidi Tenor 40 Tahun,  Cicilan Bisa Mulai Rp500 Ribu per Bulan"},"content":{"rendered":"<p>Selain membahas tenor 40 tahun, rapat juga menyoroti pentingnya pengembangan rumah susun sebagai salah satu solusi penyediaan hunian di kawasan perkotaan. Pemerintah saat ini tengah menyiapkan berbagai regulasi yang diperlukan untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.<br \/>\nMenteri Ketenagakerjaan Yassierli dalam kesempatan yang sama mendorong agar BP Tapera terus memperkuat kerja sama dengan kalangan pekerja dan buruh. Menurutnya, kelompok pekerja merupakan salah satu segmen terbesar yang membutuhkan akses terhadap pembiayaan rumah yang terjangkau.\n<\/p>\n<p><b>Jakarta, 24 Juni 2026<\/b> \u2013 Mimpi memiliki rumah bagi masyarakat<br \/>\nberpenghasilan rendah (MBR) semakin terbuka lebar. BP Tapera memaparkan skema<br \/>\nKredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi dengan masa cicilan hingga 40 tahun dalam<br \/>\nRapat Komite Tapera yang digelar di Kementerian Keuangan, Rabu (24\/6).<\/p>\n<p>Dengan masa cicilan yang lebih panjang,<br \/>\nangsuran rumah subsidi diperkirakan menjadi jauh lebih ringan, yakni sekitar<br \/>\nRp500 ribu hingga Rp700 ribu per bulan. Skema ini diharapkan dapat membantu<br \/>\nlebih banyak masyarakat, termasuk mereka yang berpenghasilan sekitar Rp2,8 juta<br \/>\nper bulan, untuk memiliki rumah pertama.<\/p>\n<p>Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho,<br \/>\nmenjelaskan bahwa perpanjangan tenor hingga 40 tahun akan memperluas jangkauan<br \/>\npenerima manfaat rumah subsidi karena kemampuan bayar masyarakat menjadi lebih<br \/>\nbaik.<\/p>\n<p>&#8220;Semakin panjang masa cicilan, semakin<br \/>\nringan angsuran yang harus dibayar setiap bulan. Dengan begitu, masyarakat yang<br \/>\nselama ini belum memenuhi persyaratan kemampuan bayar perbankan memiliki<br \/>\npeluang lebih besar untuk mendapatkan rumah subsidi,&#8221; ujar Heru.<\/p>\n<p>Dalam usulan tersebut, suku bunga tetap rumah<br \/>\nsubsidi tetap dipertahankan, yaitu sebesar 5 persen untuk rumah tapak dan 6<br \/>\npersen untuk rumah susun selama masa pembiayaan berlangsung. Dengan skema ini,<br \/>\nmasyarakat tidak perlu khawatir terhadap perubahan suku bunga di masa<br \/>\nmendatang.<\/p>\n<p>Usulan tersebut mendapat dukungan dari Menteri<br \/>\nPerumahan dan Kawasan Permukiman selaku Ketua Komite Tapera, Maruarar Sirait.<br \/>\nMenurutnya, inovasi pembiayaan perumahan diperlukan agar semakin banyak<br \/>\nmasyarakat dapat mengakses rumah layak huni.<\/p>\n<p>&#8220;Ada target besar yang harus kita capai.<br \/>\nKarena itu diperlukan terobosan dan inovasi. Perpanjangan masa tenor ini<br \/>\nmerupakan salah satu upaya agar masyarakat semakin mudah memiliki rumah,&#8221;<br \/>\nkata Maruarar.<\/p>\n<p>Selain membahas tenor 40 tahun, rapat juga<br \/>\nmenyoroti pentingnya pengembangan rumah susun sebagai salah satu solusi<br \/>\npenyediaan hunian di kawasan perkotaan. Pemerintah saat ini tengah menyiapkan<br \/>\nberbagai regulasi yang diperlukan untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.<\/p>\n<p>Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dalam<br \/>\nkesempatan yang sama mendorong agar BP Tapera terus memperkuat kerja sama<br \/>\ndengan kalangan pekerja dan buruh. Menurutnya, kelompok pekerja merupakan salah<br \/>\nsatu segmen terbesar yang membutuhkan akses terhadap pembiayaan rumah yang<br \/>\nterjangkau.<\/p>\n<p>Sementara itu, Anggota Komite Tapera Purbaya<br \/>\nYudhi Sadewa mengingatkan pentingnya menjaga kualitas hunian yang dibangun,<br \/>\nkhususnya rumah susun. Ia berharap masyarakat mulai melihat rumah susun sebagai<br \/>\nhunian yang nyaman, modern, dan layak untuk ditinggali.<\/p>\n<p>Dalam rapat tersebut, BP Tapera juga<br \/>\nmengajukan sejumlah dukungan yang diperlukan untuk implementasi program, antara<br \/>\nlain penyesuaian kuota rumah susun subsidi, dukungan regulasi terkait perubahan<br \/>\ntenor KPR subsidi hingga 40 tahun, serta penyesuaian premi asuransi\u00a0<\/p>\n<p>Selain membahas berbagai inovasi pembiayaan, BP Tapera juga melaporkan<br \/>\ncapaian penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sepanjang<br \/>\ntahun 2026. Hingga 23 Juni 2026,<br \/>\nsebanyak 81.286 unit rumah yang sudah direalisasikan, ditambah dengan 21.735<br \/>\nunit rumah yang sudah akad kredit. Sehingga total realisasi hingga saat ini<br \/>\nmencapai 103.003 unit rumah FLPP.<\/p>\n<p>Untuk mencapai target penyaluran 350.000 unit<br \/>\nrumah hingga akhir tahun, BP Tapera telah menyiapkan berbagai langkah<br \/>\npercepatan. Dari sisi permintaan, BP Tapera memperkuat kerja sama dengan<br \/>\nkementerian, lembaga, pemerintah daerah, komunitas, organisasi profesi, dan<br \/>\nserikat pekerja. Berbagai kegiatan sosialisasi, promosi digital, serta kampanye<br \/>\nbersama perbankan dan pengembang juga terus dilakukan.<\/p>\n<p>Dari sisi pasokan, BP Tapera meningkatkan<br \/>\nkoordinasi dengan asosiasi pengembang serta memperkuat sinkronisasi data<br \/>\nkebutuhan dan ketersediaan rumah agar penyaluran rumah subsidi dapat berjalan<br \/>\nlebih cepat dan tepat sasaran. Melalui berbagai terobosan tersebut, BP Tapera<br \/>\noptimistis semakin banyak keluarga Indonesia dapat mewujudkan impian memiliki<br \/>\nrumah yang layak, terjangkau, dan berkualitas.<\/p>\n<p>Rapat yang diselenggarakan di Gedung Jusuf Anwar,<br \/>\nKementerian Keuangan ini dihadiri langsung oleh Menteri Perumahan dan Kawasan<br \/>\nPermukiman selaku Ketua Komite Tapera, Maruarar Sirait bersama dengan Anggota<br \/>\nKomite Tapera lainnya, yaitu : Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri<br \/>\nKetenagakerjaan, Yassierli, serta unsur Profesional, Eko Djoeli Heripoerwanto.<\/p>\n<p>Sedangkan dari pihak BP Tapera, hadir secara lengkap<br \/>\njajaran pimpinan Komisioner dan Deputi Komisioner BP Tapera, yaitu Komisioner<br \/>\nBP Tapera, Heru Pudyo Nugroho bersama dengan Deputi Komisioner Bidang<br \/>\nPemanfaatan Dana, Sid Herdi Kusuma; Deputi Komisioner Bidang Pengerahan Dana,<br \/>\nSugiyarto; Deputi Komisioner Bidang Pemupukan Dana, Doddy Bursman; serta Deputi<br \/>\nBidang Hukum dan Administrasi, Wilson Lie Simatupang.<\/p>\n<p>Press Release juga sudah tayang di <a href=\"https:\/\/vritimes.com\/id\/articles\/fbf4f5cf-820d-4383-8d0f-f6aec8ac924f\/b4c354e3-8f44-4928-9804-899d764dacf9\">VRITIMES<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Selain membahas tenor 40 tahun, rapat juga menyoroti pentingnya pengembangan rumah susun sebagai salah satu solusi penyediaan hunian di kawasan perkotaan. Pemerintah saat ini tengah menyiapkan berbagai regulasi yang diperlukan untuk mendukung pelaksanaan program tersebut. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dalam kesempatan yang sama mendorong agar BP Tapera terus memperkuat kerja sama dengan kalangan pekerja dan buruh. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":46509,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-46508","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/46508","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=46508"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/46508\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/46509"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=46508"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=46508"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=46508"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}