{"id":47125,"date":"2026-07-07T12:02:05","date_gmt":"2026-07-07T03:02:05","guid":{"rendered":"https:\/\/pacificposts.com\/?p=47125"},"modified":"2026-07-07T12:02:05","modified_gmt":"2026-07-07T03:02:05","slug":"kai-logistik-lanjutkan-komitmen-keberlanjutan-melalui-penanaman-270-bibit-mangrove","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pacificposts.com\/?p=47125","title":{"rendered":"KAI Logistik Lanjutkan Komitmen Keberlanjutan melalui Penanaman 270 Bibit Mangrove"},"content":{"rendered":"<p>Dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia yang diperingati setiap 26 Juli, KAI Logistik melaksanakan kegiatan penanaman 270 bibit mangrove di kawasan pesisir Marunda, Jakarta Utara, pada Jumat (3\/7). Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang berfokus pada pelestarian lingkungan sekaligus mendukung upaya mitigasi perubahan iklim. <\/p>\n<p>VP of Corporate Secretary KAI Logistik, Dwi Wulandari,<br \/>\nmenyampaikan bahwa momentum Hari Mangrove Sedunia menjadi pengingat bagi<br \/>\nperusahaan untuk terus menghadirkan aksi nyata dalam mendukung keberlanjutan.<br \/>\n&#8220;Penanaman mangrove ini merupakan salah satu wujud komitmen Perusahaan<br \/>\ndalam menciptakan dampak positif bagi lingkungan sekaligus memperkuat<br \/>\nkolaborasi dengan masyarakat dan para pemangku kepentingan. Sejalan dengan<br \/>\nkomitmen tersebut, KAI Logistik terus mengembangkan konsep <i>Green Logistics<\/i><br \/>\nmelalui layanan logistik berbasis kereta api yang lebih efisien dan rendah<br \/>\nemisi, serta diimbangi dengan berbagai inisiatif pelestarian lingkungan. Kami<br \/>\ningin memastikan bahwa pertumbuhan bisnis perusahaan berjalan selaras dengan<br \/>\nupaya menjaga kelestarian lingkungan dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi<br \/>\nmasyarakat,&#8221; ujar Dwi.<\/p>\n<p>Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program<br \/>\npelestarian lingkungan, salah satunya rehabilitasi ekosistem mangrove. Mangrove<br \/>\nmemiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, mulai<br \/>\ndari melindungi garis pantai dari abrasi dan gelombang pasang, menjadi habitat<br \/>\npenting bagi berbagai biota laut, hingga berfungsi sebagai salah satu ekosistem<br \/>\ndengan kemampuan menyerap dan menyimpan karbon yang tinggi. Oleh karena itu,<br \/>\nrehabilitasi kawasan mangrove menjadi solusi berbasis alam (<i>nature-based<br \/>\nsolution<\/i>) yang berkontribusi terhadap mitigasi perubahan iklim sekaligus<br \/>\nmeningkatkan kualitas lingkungan hidup.<\/p>\n<p>Dampak positif dari kegiatan ini juga dapat diukur<br \/>\nmelalui potensi penyerapan karbon yang dihasilkan. Berdasarkan estimasi<br \/>\nmenggunakan metodologi <i>Intergovernmental Panel on Climate Change<\/i> (IPCC),<br \/>\ndengan asumsi tingkat keberhasilan tumbuh sebesar 80% atau sekitar 216 pohon,<br \/>\npenanaman 270 bibit mangrove diperkirakan mampu menghasilkan biomassa kering<br \/>\nsekitar 3,24 ton dalam lima tahun pertama. Dengan menggunakan faktor kandungan<br \/>\nkarbon sebesar 47%, kegiatan tersebut berpotensi menyimpan sekitar 1,52 ton<br \/>\nkarbon (C) atau setara dengan \u00b15,6 ton CO\u2082e. Potensi serapan karbon tersebut<br \/>\nmenunjukkan bahwa langkah sederhana seperti penanaman mangrove dapat memberikan<br \/>\nkontribusi nyata dalam mengurangi emisi gas rumah kaca sekaligus memperkuat<br \/>\nketahanan ekosistem pesisir. <\/p>\n<p>\u201cKomitmen perusahaan terhadap pelestarian lingkungan<br \/>\nmelalui penanaman mangrove merupakan program berkelanjutan yang telah menjadi<br \/>\nagenda tahunan perusahaan dalam implementasi TJSL. Sebelumnya, pada tahun 2025,<br \/>\nKAI Logistik menanam 500 bibit mangrove di kawasan pesisir Muara Gembong,<br \/>\nKabupaten Bekasi. Program serupa juga dilaksanakan di salah satu wilayah<br \/>\noperasional perusahaan. Hingga pertengahan tahun 2026, KAI Logistik Wilayah<br \/>\nTimur telah menanam total 3.600 bibit mangrove secara bertahap sejak tahun<br \/>\n2023. Konsistensi ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam mendukung<br \/>\npelestarian lingkungan serta memperluas dampak positif bagi masyarakat di<br \/>\nberbagai wilayah operasional,&#8221; jelas Dwi.<\/p>\n<p>Melalui berbagai inisiatif tersebut, KAI Logistik turut<br \/>\nberkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (<i>Sustainable<br \/>\nDevelopment Goals\/SDGs<\/i>), khususnya tujuan ke-14 tentang Ekosistem Laut,<br \/>\nsekaligus memperkuat implementasi prinsip <i>Environmental, Social, and<br \/>\nGovernance<\/i> (ESG). Ke depan, KAI Logistik akan terus menghadirkan berbagai<br \/>\nprogram keberlanjutan yang selaras dengan strategi <i>Green Logistics<\/i>,<br \/>\nsebagai upaya memastikan bahwa setiap langkah hijau yang dilakukan hari ini<br \/>\nmenjadi investasi bagi bumi yang lebih lestari di masa depan.<\/p>\n<p>Press Release juga sudah tayang di <a href=\"https:\/\/vritimes.com\/id\/articles\/f07f4793-cd97-4c4e-9fe7-a876d17a953c\/c093a6c1-7ad5-45b5-a682-407494577159\">VRITIMES<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia yang diperingati setiap 26 Juli, KAI Logistik melaksanakan kegiatan penanaman 270 bibit mangrove di kawasan pesisir Marunda, Jakarta Utara, pada Jumat (3\/7). Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang berfokus pada pelestarian lingkungan sekaligus mendukung upaya mitigasi perubahan iklim. VP of [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":47126,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-47125","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/47125","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=47125"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/47125\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/47126"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=47125"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=47125"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=47125"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}