{"id":49364,"date":"2026-08-12T19:02:15","date_gmt":"2026-08-12T10:02:15","guid":{"rendered":"https:\/\/pacificposts.com\/?p=49364"},"modified":"2026-08-12T19:02:15","modified_gmt":"2026-08-12T10:02:15","slug":"raih-gelar-champion-di-brands-for-good-award-binus-school-simprug-jadi-yang-terbaik-untuk-kategori-pendidikan-berdampak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pacificposts.com\/?p=49364","title":{"rendered":"Raih Gelar Champion di Brands for Good Award, BINUS SCHOOL Simprug Jadi yang Terbaik untuk Kategori Pendidikan Berdampak"},"content":{"rendered":"<p>Jakarta \u2014 Keunggulan akademik bukan lagi satu-satunya tolok ukur dalam menentukan<br \/>\nprestasi sebuah sekolah. Lembaga pendidikan kini juga semakin diakui atas dampak positif<br \/>\nyang mampu mereka hadirkan bagi masyarakat dan lingkungan. Perhatian yang semakin<br \/>\nbesar terhadap pendidikan yang berlandaskan tujuan dan dampak tersebut tercermin dalam<br \/>\nBrands For Good Awards 2026, sebuah ajang yang mengapresiasi organisasi yang mampu<br \/>\nmenciptakan dampak sosial dan lingkungan secara nyata, sejalan dengan keunggulan<br \/>\norganisasi.\n<\/p>\n<p>Perubahan cara pandang tersebut turut melatarbelakangi penyelenggaraan Brands For<br \/>\nGood Awards 2026 yang bekerjasama dengan Singapore International Mastery Contests<br \/>\nCenter (SIMCC) dan Singapore University of Social Sciences (SUSS). Ajang tersebut kini<br \/>\nmemperkenalkan kategori baru, yaitu EDU FOR GOOD, yang memberikan pengakuan<br \/>\nkepada sekolah dengan komitmen kuat dalam menghadirkan pendidikan berkualitas yang<br \/>\nmelampaui pencapaian akademik serta menciptakan dampak langsung dan berkelanjutan<br \/>\nbagi masyarakat dan lingkungan.\n<\/p>\n<p>Penilaian dalam Brands For Good Awards mencakup sejumlah aspek, antara lain<br \/>\nkepemimpinan, keunggulan organisasi, dampak dari merek, serta kontribusi sosial dan<br \/>\nlingkungan. Tahun ini, ajang ini diikuti oleh sekitar 110 merek dari lebih 25 negara dan<br \/>\nberpuncak pada malam penganugerahan bertajuk \u201cTogether For Good\u201d di D\u2019Marquee @<br \/>\nDowntown East, Singapura.\n<\/p>\n<p>Bagi BINUS SCHOOL Simprug, gelar Champion dalam kategori EDU FOR GOOD bukan<br \/>\nsekadar sebuah penghargaan. Pengakuan ini menegaskan komitmen BINUS SCHOOL<br \/>\nSimprug dalam membina siswa agar tidak hanya berprestasi, tetapi juga mampu<br \/>\nmemberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.\n<\/p>\n<p>Komitmen ini ditanamkan sejak jenjang Primary Years Programme (PYP), ketika siswa belajar<br \/>\nmenghubungkan proses pencarian (inquiry) dengan tindakan yang bertanggung jawab<br \/>\n(responsible action). Nilai tersebut terus berkembang melalui berbagai inisiatif yang<br \/>\ndipimpin siswa, dibawa oleh para alumni dalam kehidupan profesional maupun pengabdian<br \/>\nkepada masyarakat, serta diperkuat oleh komunitas orang tua yang berbagi pengetahuan<br \/>\ndan keahlian untuk memperkaya pembelajaran di luar kelas.\n<\/p>\n<p>Melalui pendekatan ini, BINUS SCHOOL Simprug memandang pendidikan berdampak bukan<br \/>\ndari besarnya donasi atau banyaknya kegiatan yang dilakukan, melainkan dari<br \/>\nkemampuannya membentuk individu yang mampu mengubah empati menjadi aksi nyata<br \/>\nserta menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan bagi masyarakat.\n<\/p>\n<p>Press Release juga sudah tayang di <a href=\"https:\/\/vritimes.com\/id\/articles\/7f6a0629-82c4-11ee-b831-0a58a9feac02\/89d052b9-531e-4fca-9eda-7215dd334987\">VRITIMES<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta \u2014 Keunggulan akademik bukan lagi satu-satunya tolok ukur dalam menentukan prestasi sebuah sekolah. Lembaga pendidikan kini juga semakin diakui atas dampak positif yang mampu mereka hadirkan bagi masyarakat dan lingkungan. Perhatian yang semakin besar terhadap pendidikan yang berlandaskan tujuan dan dampak tersebut tercermin dalam Brands For Good Awards 2026, sebuah ajang yang mengapresiasi organisasi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":49365,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-49364","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/49364","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=49364"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/49364\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/49365"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=49364"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=49364"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=49364"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}