{"id":49484,"date":"2026-08-13T19:02:26","date_gmt":"2026-08-13T10:02:26","guid":{"rendered":"https:\/\/pacificposts.com\/?p=49484"},"modified":"2026-08-13T19:02:26","modified_gmt":"2026-08-13T10:02:26","slug":"idx-brids-dan-iix-perkuat-ekosistem-obligasi-tematik-untuk-mengembangkan-potensi-pasar-senilai-rp7-800-triliun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pacificposts.com\/?p=49484","title":{"rendered":"IDX, BRIDS, dan IIX Perkuat Ekosistem Obligasi Tematik untuk Mengembangkan Potensi Pasar Senilai Rp7.800 Triliun"},"content":{"rendered":"<p>IDX, IIX, dan BRIDS menyelenggarakan Indonesia Thematic Bonds Roundtable untuk membahas peluang pengembangan obligasi tematik dalam mendukung perekonomian yang inklusif dan tangguh.<\/p>\n<p>Dengan Orange Bond sebagai salah satu studi kasus utama, forum ini mempertemukan pelaku pasar untuk membahas peluang pasar, praktik terbaik, serta langkah konkret dalam memperluas pipeline obligasi tematik di Indonesia.<\/p>\n<p><b>Jakarta,<br \/>\n13 Agustus 2026<\/b> \u2013 Indonesia memiliki salah satu pasar<br \/>\nobligasi mata uang lokal terbesar di Asia Tenggara, dengan nilai outstanding<br \/>\nmencapai sekitar Rp7.800 triliun (setara dengan USD480 miliar). Pemerintah<br \/>\nIndonesia juga telah menunjukkan kepemimpinan global dalam pengembangan<br \/>\nkeuangan berkelanjutan, termasuk sebagai penerbit green sukuk terbesar di dunia,<br \/>\nsebuah instrumen pembiayaan inovatif yang kini telah direplikasi oleh berbagai<br \/>\nnegara berkembang lainnya. Saat ini, surat utang negara mencakup lebih dari 90%<br \/>\npasar obligasi domestik, mencerminkan peran sentral obligasi pemerintah<br \/>\nsekaligus menjadi fondasi yang kuat bagi pengembangan keuangan berkelanjutan di<br \/>\nmasa depan.<\/p>\n<p>Di tengah kondisi<br \/>\ntersebut, Indonesia mencatat tonggak baru dengan menjadi negara dengan komitmen<br \/>\npenerbitan Orange Bond terbesar di dunia sekaligus negara pertama yang<br \/>\nmenerbitkan Orange Sukuk. Pencapaian ini justru didorong oleh sektor korporasi.<br \/>\nJika penerbitan obligasi tematik di Indonesia selama ini banyak ditopang oleh<br \/>\npemerintah, transaksi ini menandai semakin besarnya peran korporasi dalam<br \/>\nmendorong keuangan berkelanjutan, sekaligus membuka potensi pertumbuhan pasar<br \/>\nyang saling melengkapi.\u00a0<\/p>\n<p>Sejalan<br \/>\ndengan momentum tersebut, Indonesia juga menargetkan penghimpunan Orange<br \/>\nCapital sebesar USD10 miliar pada tahun 2030, sebagaimana disepakati bersama<br \/>\nKementerian Perencanaan Pembangunan Nasional\/Badan Perencanaan Pembangunan<br \/>\nNasional (Bappenas). Pendanaan ini ditujukan untuk memberdayakan 100 juta<br \/>\nperempuan, anak perempuan, dan kelompok minoritas gender, khususnya dalam<br \/>\nmendukung aksi iklim dan pembangunan berkelanjutan yang berperspektif gender.<\/p>\n<p>Untuk<br \/>\nmemperkuat momentum tersebut<b>, <\/b><a href=\"https:\/\/www.bing.com\/ck\/a?!&amp;&amp;p=b801dd3344a55ed9bf2d32e41f81567a93f932decc4361355b9f14a48fbe2286JmltdHM9MTc4NjU3OTIwMA&amp;ptn=3&amp;ver=2&amp;hsh=4&amp;fclid=11c7f3f2-d1b4-65ba-3352-e476d5b46b7f&amp;psq=bursa+efek+indonesia&amp;u=a1aHR0cHM6Ly93d3cuaWR4LmlkLw\">PT Bursa Efek Indonesia (IDX),<\/a> <a href=\"https:\/\/www.bing.com\/ck\/a?!&amp;&amp;p=c53e7bf25735098087ba9cae7d13357cec0598b4f706c1ba7db09f438347f458JmltdHM9MTc4NjU3OTIwMA&amp;ptn=3&amp;ver=2&amp;hsh=4&amp;fclid=11c7f3f2-d1b4-65ba-3352-e476d5b46b7f&amp;psq=impact+investment+exchange&amp;u=a1aHR0cHM6Ly9paXhnbG9iYWwuY29tLw\">Impact<br \/>\nInvestment Exchange (IIX)<\/a>, dan <a href=\"https:\/\/www.bing.com\/ck\/a?!&amp;&amp;p=6ee2aa1cc9bdfda55ab8c5cc4b1b1d80dfaa5ca6fe8429ab946ceb9b37f01ee1JmltdHM9MTc4NjU3OTIwMA&amp;ptn=3&amp;ver=2&amp;hsh=4&amp;fclid=11c7f3f2-d1b4-65ba-3352-e476d5b46b7f&amp;psq=bri+danareksa+sekuritas&amp;u=a1aHR0cHM6Ly93d3cuYnJpZGFuYXJla3Nhc2VrdXJpdGFzLmNvLmlkLw\">PT BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS)<br \/>\n<\/a>menyelenggarakan Indonesia Thematic Bonds Roundtable bertajuk &#8220;Indonesia&#8217;s<br \/>\nTrillion-Rupiah Opportunity: Advancing an Inclusive and Resilient Economy<br \/>\nthrough Thematic Bonds\u201d yang diselenggarakan di Main Hall Bursa Efek Indonesia. <\/p>\n<p>Forum<br \/>\nini mempertemukan calon penerbit obligasi dan para pelaku pasar modal untuk<br \/>\nmembahas perkembangan pasar obligasi tematik di Indonesia, termasuk kerangka<br \/>\nkerja sebelum dan sesudah penerbitan (pre- and post-issuance framework) yang<br \/>\nditerapkan oleh para penerbit, dengan Orange Bond sebagai studi kasus utama.<br \/>\nSelain itu, forum ini juga akan membagikan pembelajaran dan praktik terbaik<br \/>\ndari berbagai penerbitan obligasi tematik, sekaligus merumuskan langkah-langkah<br \/>\nkonkret untuk memperluas pipeline transaksi obligasi berbasis dampak<br \/>\n(impact-linked bonds) di Indonesia.<\/p>\n<p><b>Listyorini Dian<br \/>\nPratiwi, Wakil Direktur Pengembangan Perusahaan Tercatat Bursa Efek Indonesia,<\/b><br \/>\n<i>mengatakan, &#8220;Momentum saat ini memberikan keyakinan kepada kami bahwa<br \/>\ntarget perolehan dana dari penerbitan instrumen utang berkelanjutan sebesar<br \/>\nlebih dari Rp200 triliun pada 2030, sebagaimana ditetapkan dalam Sustainable<br \/>\nFinance Roadmap, dapat tercapai. Nilai perolehan dana dari instrumen utang<br \/>\nberkelanjutan terus menunjukkan tren peningkatan dan sejak 2023 telah<br \/>\nberkontribusi lebih dari 10% terhadap total nilai perolehan dana instrumen<br \/>\nutang kami. Penerbitan Orange Bond dan Orange Sukuk oleh PNM tahun lalu yang<br \/>\nmenjadi terobosan baru juga menunjukkan adanya permintaan yang jelas dari pasar<br \/>\nIndonesia terhadap peluang investasi yang berfokus pada gender. Seiring dengan<br \/>\nterus bertumbuhnya basis investor di pasar kami, kami meyakini pasar Indonesia<br \/>\nmampu menyerap lebih banyak penawaran instrumen utang berkelanjutan yang<br \/>\ninovatif dengan skala lebih besar di masa mendatang.&#8221;<\/i><\/p>\n<p><b>Prof.<br \/>\nShahnaz, CEO dan Founder Impact Investment Exchange (IIX),<\/b> mengatakan, <i>&#8220;Selama lebih dari dua dekade, IIX membangun<br \/>\ninfrastruktur pasar modal yang mampu menyalurkan investasi swasta untuk<br \/>\nmendorong kesetaraan gender dan ketahanan terhadap perubahan iklim. Indonesia<br \/>\ntelah lama menjadi pasar prioritas bagi kami, mengingat besarnya pasar modal<br \/>\nnasional serta ambisi Indonesia dalam mengembangkan keuangan berkelanjutan. Penerbitan<br \/>\nperdana Orange Bond di Indonesia, yang didorong oleh sektor korporasi,<br \/>\nmembuktikan bahwa modal tematik dapat bergerak melampaui neraca pemerintah dan<br \/>\nmasuk ke arus utama pasar. Seiring Indonesia berupaya memobilisasi Orange<br \/>\nCapital sebesar USD10 Miliar pada 2030, kami terus bekerja bersama para mitra<br \/>\nekosistem, termasuk BEI, BRIDS, serta para penerbit, investor, dan regulator<br \/>\nyang membentuk pasar ini, untuk menjalankan misi kami membangun perekonomian<br \/>\nyang inklusif dan tangguh melalui pasar modal yang memberikan manfaat bagi<br \/>\nsemua. Roundtable ini merupakan bentuk kolaborasi yang kami butuhkan untuk<br \/>\nmewujudkannya.&#8221;<\/i><\/p>\n<p><b>Plt.<br \/>\nDirektur Utama, Fifi Virgantria <\/b><i>mengatakan, \u201cObligasi<br \/>\ntematik membuka peluang besar untuk menghubungkan kebutuhan pendanaan korporasi<br \/>\ndengan meningkatnya minat investor terhadap investasi berkelanjutan. Sebagai<br \/>\nJoint Lead Underwriter (JLU) yang telah memimpin sejumlah penerbitan Orange<br \/>\nBond dan Orange Sukuk, termasuk untuk PNM dan FIF, BRIDS melihat langsung<br \/>\nbesarnya potensi pasar ini. Melalui kolaborasi dengan IDX dan IIX, kami<br \/>\nberharap semakin banyak perusahaan yang memanfaatkan obligasi tematik sebagai<br \/>\nalternatif pendanaan sekaligus mempercepat terbentuknya pipeline penerbit<br \/>\nobligasi tematik di Indonesia.\u201d<\/i><\/p>\n<p>Rangkaian<br \/>\nacara roundtable meliputi pemaparan utama dari Bursa Efek Indonesia, sesi<br \/>\npengenalan Orange Bond beserta peluang pasarnya oleh IIX, serta talk show<br \/>\nmengenai penerbitan Orange Bond pertama di Indonesia yang menghadirkan BRI<br \/>\nDanareksa Sekuritas, IIX, dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Acara akan<br \/>\ndilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan networking.<\/p>\n<p>Indonesia<br \/>\nThematic Bonds Roundtable diharapkan menjadi langkah awal untuk memperluas<br \/>\npartisipasi sektor korporasi dalam pasar obligasi tematik sekaligus mendukung<br \/>\ntarget nasional menghimpun Orange Capital sebesar USD10 miliar pada tahun 2030,<br \/>\nsejalan dengan posisi Indonesia sebagai ekonomi terbesar dan salah satu pasar<br \/>\nmodal paling berkembang di Asia Tenggara.<\/p>\n<p>Untuk informasi lebih lanjut mengenai Orange<br \/>\nCapital dan kerangka kerja Orange Bond, kunjungi<a href=\"https:\/\/orangemovement.global\/\"> https:\/\/orangemovement.global\/<\/a><\/p>\n<p>Press Release juga sudah tayang di <a href=\"https:\/\/vritimes.com\/id\/articles\/5106d236-5315-4a8d-b6b0-f194d25e5130\/0e508eae-b4ec-4f3b-9494-22b2c809f0d8\">VRITIMES<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IDX, IIX, dan BRIDS menyelenggarakan Indonesia Thematic Bonds Roundtable untuk membahas peluang pengembangan obligasi tematik dalam mendukung perekonomian yang inklusif dan tangguh. Dengan Orange Bond sebagai salah satu studi kasus utama, forum ini mempertemukan pelaku pasar untuk membahas peluang pasar, praktik terbaik, serta langkah konkret dalam memperluas pipeline obligasi tematik di Indonesia. Jakarta, 13 Agustus [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":49485,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"fifu_image_url":"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/prd\/f3093693-9a97-45bc-8621-2d2c20120fa4\/public","fifu_image_alt":"IDX, BRIDS, dan IIX Perkuat Ekosistem Obligasi Tematik untuk Mengembangkan Potensi Pasar Senilai Rp7.800 Triliun","footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-49484","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/49484","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=49484"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/49484\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/49485"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=49484"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=49484"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pacificposts.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=49484"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}